Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 25/02/2014, 10:48 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
BANDUNG, KOMPAS.com - Keputusan Nokia mengusung sistem operasi Android pada ponsel pintar terbarunya, Nokia X, disambut oleh pengembang aplikasi asal Indonesia. Mereka berharap platform Nokia bisa menjadi “tambang” baru untuk mendapatkan uang.

Banyak pengembang aplikasi (developer) di Indonesia yang mengandalkan Nokia Store untuk mendapatkan uang. Karena, Nokia Store telah mendukung pembelian aplikasi atau konten digital dengan metode potong pulsa.

“Potong pulsa sangat menguntungkan untuk developer Indonesia karena kita tahu pengguna kartu kredit di Indonesia masih sedikit,” kata Abdullah dari YafiLabs.

Menurutnya, keinginan konsumen Indonesia untuk membeli aplikasi dengan metode potong pulsa lebih besar ketimbang harus memakai kartu kredit.

Dalam menjual aplikasi atau konten berbayar, Nokia menerapkan sistem bagi hasil. Pengembang akan mendapat persentase 70 persen dari hasil penjualan, sementara 30 persennya masuk ke kantong Nokia.

Pengembang dari Indonesia menilai Nokia sangat mendukung ekosistem aplikasi di Indonesia, seperti membantu promosi dengan memajang aplikasi buatan Indonesia di tempat strategis yang mudah dilihat di Nokia Store. Langkah ini dapat meningkatkan trafik unduhan aplikasi asal Indonesia.

Adib Toriq dari perusahaan pengembang aplikasi AlgoStudio yang membuat aplikasi Blasnote, mengaku akan memaksimalkan aplikasinya untuk Nokia X. “Sejak saya merilis Blasnote untuk Android, saya sudah menyiapkan aplikasi itu untuk Nokia X,” ujarnya.

Adib berpendapat, memaksimalkan sebuah aplikasi atau game dari Android ke Nokia X sangat mudah, tidak membutuhkan upaya besar.

Hilangkan layanan Google, pakai layanan Nokia

Upaya yang diperlukan pengembang untuk memaksimalkan aplikasi di Nokia X, adalah menghilangkan layanan Google yang terintegrasi dengan aplikasi tersebut lalu diganti dengan layanan milik Nokia.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

[POPULER TEKNO] TikTok Hapus Video Nenek Mandi Lumpur | Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK | SAP PHK 3.000 Karyawan

Internet
5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

5 Dampak Positif Perkembangan IPTEK bagi Kehidupan Manusia

Internet
Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Review Asus Vivobook 13 Slate OLED, Cocok untuk Kerja dan Hiburan

Gadget
Apple Mulai Jual iPhone 13 'Refurbished', Harga Lebih Hemat

Apple Mulai Jual iPhone 13 "Refurbished", Harga Lebih Hemat

Gadget
Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

Cara Cek Status Validasi NIK Jadi NPWP via ereg.pajak.go.id buat Lapor SPT Tahunan

e-Business
Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim 'DM' ke Siapa Saja, Tak Harus Saling 'Follow'

Pengguna TikTok Kini Bisa Kirim "DM" ke Siapa Saja, Tak Harus Saling "Follow"

Software
Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Akankah Pengolah Grafis Samsung Galaxy S23 Ultra Ungguli Chip Apple A16 Bionic?

Hardware
TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

TikTok Resmi Hapus Video Nenek Mandi Lumpur atas Permintaan Kominfo

Internet
Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Samsung Galaxy S23 Ponsel Pertama Pakai Layar Gorilla Victus 2

Gadget
Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Android 14 Bakal Lebih Susah Dipakai Sideload APK

Software
Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

Pasar Smartphone Dunia Merosot Tajam, Terburuk dalam Sejarah

e-Business
Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

Perusahaan Software SAP PHK 3.000 Karyawan

e-Business
Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Instagram Tidak Bisa Buka Link, Begini Cara Mengatasinya

Internet
Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

Diumumkan Hari ini, Begini Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Media Center Haji 2023

e-Business
Spesifikasi dan Harga Oppo Pad Air di Indonesia

Spesifikasi dan Harga Oppo Pad Air di Indonesia

Gadget
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.