Kompas.com - 01/03/2014, 20:48 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Sebelum meluncurkan Nokia X di MWC 2014 beberapa waktu lalu, Nokia menguji aplikasi-aplikasi Android untuk mengetahui kompatibilitasnya  dengan ponsel baru tersebut. Dari sini ditemukan bahwa ternyata sebagian di antara aplikasi itu mengidap malware.

Saat berbicara dengan The Inquirer, Vice President Developer Relations Nokia Amil Patel mengungkapkan bahwa 9.000 "calon" aplikasi Android untuk Nokia X terdeteksi mengandung semacam malware atau virus ketika melalui proses pengujian.

"Sebelum meluncurkan Nokia X, kami menguji aplikasi untuk melihat kompatibilitasnya. Kami menemukan bahwa, dari 100.000 yang diperoleh dari berbagai toko aplikasi Android, 9 persen di antaranya disisipi virus," jelas Patel.

Boleh jadi Nokia hendak menggarisbawahi kerentanan ekosistem Android terhadap malware untuk memancing penggua beralih ke platform andalannya (Windws Phone). Namun, sulit ditampik bahwa sebagian besar malware yang beredar memang menyasar perangkat Android.

Nokia sendiri mengatakan bakal menyaring calon-calon aplikasi Nokia X dengan hati-hati, menggunakan metode yang sedikit berbeda dibandingkan Google Play.

"Kami melakukan pra-moderasi, di mana sebuah aplikasi diperiksa apakah legal dan tak melanggar hak cipta atau tidak, kemudian ada uji kualitas," ujar Patel. "Ada beberapa hal yang kami lakukan agar aplikasi yang masuk (ke ekosistem Nokia X) adalah yang berkualitas baik," imbuhnya.

Meski menjalankan Android, Nokia X tidak memiliki akses ke toko aplikasi Google Play. Sebagai gantinya, Nokia menyediakan toko aplikasi Nokia Store dan mengundang developer Android untuk memindahkan aplikasi ke toko miliknya itu. Di dalam Nokia Store juga tersedia tautan-tautan ke toko aplikasi pihak ketiga.

Nokia mengatakan 75 persen aplikasi Android yang beredar saat ini bisa berjalan di Nokia X tanpa modifikasi apapun. Sisanya bisa di-porting dengan menggunakan tool SDK Nokia X.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.