Virus Chameleon Bisa Menular Lewat WiFi

Kompas.com - 02/03/2014, 14:14 WIB
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - Virus dalam komputer biasanya menyebar melalui perantara data yang terinfeksi. Namun, sejumlah ilmuwan di Universitas Liverpool membuat varian virus baru yang bisa menyebar melalui jaringan Wi-Fi.

Layaknya virus influenza, virus yang diberi nama Chameleon tersebut bisa menular melalui udara di populasi yang padat, dengan meloncat dari satu jaringan ke jaringan lain, melalui akses poin, demikian terang para ilmuwan di Universitas Liverpool, seperti dikutip dari Cnet (27/2/2014).

Chameleon bekerja tanpa mengganggu kinerja akses poin. Namun, virus tersebut mengumpulkan data-data penting yang melewati jaringan Wi-Fi tersebut, seperti password, kartu kredit, atau akun bank.

"Koneksi Wi-Fi kini menjadi target peretas karena banyak kelemahan keamanannya yang terdokumentasi dengan baik, sehingga membuat virus tersebut sulit dideteksi dan kebal terhadap virus lain," ujar Alan Marshall, profesor keamanan jaringan di universitas tersebut.

Profesor Marshall menambahkan, sebelumnya virus yang dibuat tersebut dianggap mustahil. "Namun kami berhasil mendemonstrasikannya, kami akan menggunakan data dari studi ini untuk mendeteksi apabila serangan seperti itu terjadi," imbuhnya.

Dalam simulasi yang dilakukan dalam laboratorium, diketahui bahwa virus tersebut memiliki perilaku layaknya virus terbang, bepergian lintas jaringan Wi-Fi melalui akses poin.

Virus tersebut sulit terdeteksi program antivirus karena biasanya program tersebut hanya melacak Internet dan dalam komputer, sementara Chameleon bersembunyi di jaringan Wi-Fi dan menginfeksi jaringan Wi-Fi yang tidak terproteksi password.

Untuk itu, pengguna Wi-Fi diimbau untuk berhati-hati saat menggunakan koneksi Wi-Fi gratisan, karena bisa saja serangan tersebut terjadi di luar laboratorium.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNET



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.