Kompas.com - 02/03/2014, 19:48 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - Smartphone Android Nokia X telah resmi diumumkan . Nokia Indonesia pun menggalang developer lokal untuk mendukung ekosistem di platform baru milik Nokia tersebut.

Hasilnya sudah mulai terlihat. Tiga developer Indonesia masing-masing menelurkan sebuah judul game perdana untuk platform Nokia X.

Berdasarkan keterangan dari Nokia Developer Evangelist Narendra Wicaksono yang dikutip oleh Tech in Asia, ketiga developer tersebut -yaitu Own Games, The Wali Studio, dan Arsanesia- dipilih karena memiliki rekam jejak yang baik dalam mengembangkan aplikasi Nokia.

Berikut ini penjelasan singkat tentang ketiga game dari masing-masing pengembang.

1. Eyes On Dragon (Own Games)

Own Games
Screenshot game Eyes on Dragon dari Own Games

Eyes on Dragon mengangkat maskot Own Games yang bernama Tako sebagai tokoh utama. Game bertipe running ini mengusung grafis 3D dan sejumlah fitur unik seperti tongkat sihir yang bisa mengubah cuaca dan mini game berjudul "Flappy Cow".

Own Games sebelumnya banyak mengembangkan game untuk platform Nokia Asha dan Windows Phone. Sejauh ini developer tersebut sudah membuat 10 judul game dengan angka download gabungan sebesar 3,9 juta.

2. Tales of Marble (The Wali Studio)

The Wali Studio
Screenshot game Tales of Marble dari The Wali Studio

Tales of Marble adalah game bertema kelereng (marble) di mana pemain berusaha mendorong sejumlah kelereng keluar dari "pot". Cara bermainnya mirip dengan Angry Birds. Tapi pemain tak menembakkan burung dengan ketapel, melainkan kelereng.

Sejumlah power-up dengan kemampuan khas masing-masing bisa dipakai untuk mempermudah permainan, sementara tampilan kelereng bisa dikustomisasi dengan atribut seperti kumis dan topi polisi.

The Wali Studio sebelumnya juga telah membuat judul-judul game untuk platform Nokia dan berhasil mengumpulkan angka download sebanyak 1,5 juta.

3. Roly Poly Penguin (Arsanesia)

Arsanesia
Screenshot game Roly Poly Penguin dari Arsanesia

Roly Poly Penguin memiliki mekanisme bermain serupa game Pokopang di Line. Dalam game ini, pemain "memberi makan" seekor burung penguin dengan menghubungkan ikan-ikan yang berwarna sama  dalam garis tak terputus. Ikan tersebut juga dapat "berevolusi" untuk menghasilkan skor lebih tinggi.

Versi Nokia X dari Eyes on Dragon dan Tales of Marble merupakan hasil porting dari game serupa di Windows Phone, sementara Roly Poly Penguin sebelumnya telah memiliki versi Android.

Nokia menyebutkan bahwa 75 persen aplikasi Android yang beredar saat ini bisa berjalan di Nokia X tanpa perlu modifikasi apapun. Sisanya harus melalui proses porting singkat dengan SDK Nokia X.

Nokia X tidak memiliki akses ke toko online Google Play. Sebagai gantinya, aplikasi-aplikasi Android -termasuk ketiga game di atas- bisa diperoleh lewat toko Nokia Store.

Narendra menjelaskan bahwa Nokia Store menawarkan kelebihan yang tak dimiliki Google Play, yaitu mekanisme pembayaran carrier billing alias potong pulsa yang tersedia melalui 163 operator seluler di 61 wilayah di seluruh dunia. Tingkat konversi pengguna untuk metode carrier billing disebutnya 10 kali lebih tinggi dibandingkan kartu kredit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.