Kompas.com - 14/03/2014, 10:27 WIB
Dede Indrapurna (CTO, TouchTen), Rokimas Putra Soeharyo (COO TouchTen), 
Liauw Oswin Liandow (Investment Manager CyberAgent Ventures Indonesia), Anton Soeharyo (CEO, TouchTen), Tajima Soichi (President CyberAgent Ventures), Suzuki Takahiro (Head CyberAgent Ventures Indonesia), Steven Vananda (Investment Manager CyberAgent Ventures Indonesia) Dokumentasi TouchTenDede Indrapurna (CTO, TouchTen), Rokimas Putra Soeharyo (COO TouchTen), Liauw Oswin Liandow (Investment Manager CyberAgent Ventures Indonesia), Anton Soeharyo (CEO, TouchTen), Tajima Soichi (President CyberAgent Ventures), Suzuki Takahiro (Head CyberAgent Ventures Indonesia), Steven Vananda (Investment Manager CyberAgent Ventures Indonesia)
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com -  Perusahaan pengembang game Touchten berencana membuat platform penerbitan game untuk perangkat mobile. Fitur andalan yang ditawarkan adalah "Online to Offline" (O2O), yang memungkinkan pemain mendapat poin virtual dari game yang dimainkan lalu menukarkannya dengan produk nyata dari beberapa merek yang sudah bekerjasama dengan Touchten.

Platform penerbitan game dengan model O2O ini akan diperkenalkan Touchten dalam waktu dekat ini, bersamaan dengan game terbaru mereka. Model bisnis macam ini diharap mampu mempertahankan dan menambah jumlah pengguna dari Indonesia hingga Asia Tenggara.

“Harapan kami, semoga dengan platform ini kami bisa membawa nama Indonesia ke pasar game dunia, khususnya Asia Tenggara,” ujar Anton dalam siaran pers yang diterima KompasTekno, Kamis (13/3/2014).

CEO Touchten Anton Soeharyo, mengatakan, pihaknya telah bekerja sama dengan sejumlah merek besar di Indonesia untuk platform game. Namun, Anton masih merahasiakan merek apa saja yang sudah diajak kerja sama.

Sejak lima tahun berdiri, Touchten telah meluncurkan 20 judul game untuk perangkat mobile. Perusahaan mengklaim saat ini memiliki 9 juta pengguna di seluruh dunia.

Touchten memiliki kantor pusat di Jakarta. Perusahaan tersebut pertama kali mendapatkan pendanaan di tahun 2011 dari pemodal ventura Ideosource asal Jakarta.

Kemudian, Touchten membuka putaran investasi tahap baru yang dipimpin oleh pemodal ventura CyberAgent Ventures (Jepang) pada Desember 2013. Dalam putaran ini, TMS Entertainment (Jepang) dan UOB Venture Management (Singapura) juga memberi pendanaan kepada Touchten.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

TMS Entertainment merupakan anak perusahaan Sega Sammy yang dikenal sebagai studio animasi dan komik yang membuat karakter Detective Conan, AnPanMan, Hamtaro, dan beberapa animasi Jepang lainnya.

Touchten selama ini fokus mengembangkan game untuk perangkat Android dan iOS. Produknya antara lain Suschi Chain, Cute Kill, Hachiko, Sky Beauty, Freekick 2, Train Legend, Zico, Infinite Sky, dan Ramen Chain.

Game terbaru buatan Touchten adalah Amazing Cupid dengan gaya permainan mirip Flappy Bird yang berhasil raih sukses di pasar global.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.