Prosesor 64-bit Apple Melaju, Android Tertinggal

Kompas.com - 16/03/2014, 11:52 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorAditya Panji
Prosesor Apple A7 pada iPhone 5S

KOMPAS.com - Apple memulai tren prosesor 64-bit di perangkat mobile melalui prosesor seri A7 yang diperkenalkan September 2013 lalu. Dikutip dari PC World, firma riset ABI Research memperkirakan sebanyak 182 juta unit prosesor mobile 64-bit bakal dikapalkan sepanjang 2014.

Dari jumlah tersebut, sebagian pangsa pasar akan dikuasai oleh prosesor Apple A7 yang digunakan di iPhone dan iPad. Perangkat Android diprediksi hanya kebagian sekitar 20 persen. Versi prosesor 64-bit untuk sistem operasi Android sendiri diestimasi baru akan hadir pada paruh kedua 2014.

Namun, keadaan itu diprediksi akan terbalik dalam jangka waktu empat tahun. Pada 2018, diperkirakan angka pengiriman prosesor mobile 64-bit akan mencapai 1,12 miliar unit dengan 60 persen pangsa pasar dikuasai Android, 30 persen oleh Apple, sementara sisanya oleh perangkat Windows Phone.

Seperti komputer pribadi, perlahan tapi pasti, smartphone dan tablet akan mengalami transisi prosesor menuju format 64-bit. Perangkat dengan prosesor 64-bit bisa memiliki memori lebih dari 4GB, ada pula peningkatan lain berupa kinerja video dan kompresi yang meningkat, demikian juga dengan tugas-tugas yang membutuhkan pemrosesan berat.

Sistem operasi mobile iOS 7 telah mendukung 64-bit, sementara versi 64-bit dari Android baru tersedia untuk prosesor berarsitektur x86 (Intel), bukan ARM yang paling banyak dipakai. Google belum mau berkomentar mengenai jadwal pasti ketersediaan Android ARM 64-bit.

ABI Research menyatakan bahwa para pelaku industri mobile dengan cepat berusaha untuk membuat prosesor-prosesor mobile 64-bit, tapi hal ini lebih bersifat mengejar ketertinggalan dari Apple.

Sejak kemunculan A7, sejumlah produsen prosesor seperti Nvidia, Samsung, dan Qualcomm, telah menyatakan komitmen untuk membuat prosesor 64-bit di perangkat mobile.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber PCWorld


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.