Telkomsel Gelar Program Berantas "Buta Internet"

Kompas.com - 24/03/2014, 15:16 WIB
Acara peluncuran Mobile Grapari Indonesia (MGI) di Jakarta, Jumat (16/8/2013). Dokumentasi TelkomselAcara peluncuran Mobile Grapari Indonesia (MGI) di Jakarta, Jumat (16/8/2013).
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan telekomunikasi Telkomsel meluncurkan program "Indonesia Genggam Internet" yang bertujuan memberantas "buta internet." Program yang berlangsung hingga akhir 2014 ini diharap bisa mempercepat edukasi tentang internet pita lebar (broadband) kepada pengguna awal.

Menurut riset internal Telkomsel, banyak penduduk Indonesia yang menganggap internet adalah hal rumit dan hanya dikonsumsi oleh anak muda. Malah ada yang menganggap internet tidak bermanfaat karena memberi pengaruh negatif.

Menurut Direktur Pemasaran Telkomsel Alistair Johnston, saat ini baru ada sekitar 23 persen penduduk Indonesia yang bisa dibilang "melek internet."

Sementara itu, masih banyak masyarakat yang diriset mengatakan "Saya tidak tahu internet" dan "Saya tidak butuh internet". Padahal, ada beberapa dari mereka memakai Facebook yang sebenarnya harus diakses dengan jaringan internet.

"Program ini bertujuan membentuk citra positif atas manfaat internet, sekaligus membantu masyarakat untuk mengerti cara menggunakan internet secara sehat," Alistair dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (24/3/2014).

Pelanggan yang terbilang "buta internet" menjadi target program ini, antara lain ibu rumah tanggah, petani, pedagang kaki lima, dan lainnya. Telkomsel juga menargetkan dapat menjaring sekitar 80.000 usaha kecil menengah (UKM) dari berbagai bidang usaha.

Alistair menjelaskan, seluruh pelanggan Telkomsel dapat berpartisipasi dalam program "Indonesia Genggam Internet" ini. Perusahaan menargetkan dapat menjaring sebanyak 1 juta agen internet hingga akhir 2014.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk menjadi agen, pengguna dapat mendaftarkan diri dengan mengakses situs web resmi Telkomsel. Anak perusahaan Telkom itu akan memberi kompensasi dengan memberi paket data gratis kepada para agen internet.

Program ini sejatinya harus didukung oleh komitmen Telkomsel dalam membangun infrastruktur ke daerah yang belum dijangkau. Perusahaan juga harus meningkatkan kualitas jaringan seluler dan internet ke daerah yang sudah dijangkau.

Layanan data atau internet menjadi bisnis masa depan Telkomsel di tengah menurunnya tren layanan telepon dan SMS. Pada 2013 lalu, layanan data memberi kontribusi sekitar 20 persen dari total pendapatan Telkomsel sebesar Rp 60 triliun.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.