Menjajal HTC One M8, Jagoan Baru HTC

Kompas.com - 26/03/2014, 08:43 WIB
All New HTC One (M8) Aditya Panji/Kompas.comAll New HTC One (M8)
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com - Menyambut tahun 2014, HTC menyatakan kesiapannya bersaing dengan ponsel pintar Android premium seperti Samsung Galaxy S5 dan Sony Xperia Z2. Tahun ini HTC akan melawan kompetitornya dengan produk bernama All New HTC One (M8).

HTC punya alasan sendiri mengapa mereka menggunakan kode M8 di dalam tanda kurung. Kode itu dimaksud agar tak membuat calon konsumen bingung, sekaligus menjadi pembeda yang jelas antara All New HTC One dengan HTC One generasi pertama yang diluncurkan pada 2013.

Jadi, mari kita sebut saja All New HTC One sebagai HTC One M8 agar lebih singkat.

KompasTekno dapat kesempatan menjajal HTC One M8 pada pertengahan Maret 2014 di Jakarta. Kesan pertama saat melihatnya, jelas ini adalah produk premium. Solid. Kokoh!

Desain

Hampir seluruh tubuhnya dibalut material metal bertekstur matte yang mirip dengan material MacBook buatan Apple. Material ini membuat HTC One M8 terasa dingin saat digenggam di ruang ber-AC.

Aditya Panji/Kompas.com
HTC One M8
HTC M8 dibekali layar Super LCD3 seluas 5 inci, resolusi 1.920 x 1.080 pixel, dan kerapatan 440 pixel per inci. Layar itu tidak didesain melebar. HTC memilih untuk memperbesar ukuran layar ke bagian atas, sehingga ia terlihat lebih panjang. Ini adalah keputusan yang tepat!

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Layar tersebut diapit oleh speaker dengan teknologi BoomSound stereo yang terletak di bawah dan atas layar.

Aditya Panji/Kompas.com
Ada tiga tombol di bagian bawah layar, yakni back, home, dan recent apps
HTC One M8 kembali menggunakan tiga tombol yang berada di bawah layar, yakni back, home, dan recent apps. Di HTC One generasi sebelumnya, HTC hanya menyematkan dua tombol di bawah layar, yakni tombol back dan home.

Di sisi bawah, terdapat port jack audio 3,5mm dan port MicroUSB untuk mengisi daya baterai atau untuk menghubungkan ponsel dengan komputer pribadi. Tombol daya terdapat di sisi atas. Sementara di sisi kiri dan kanan masing-masing ada slot MicroSD dan slot Nano-SIM serta tombol pengatur volume.

Aditya Panji/Kompas.com
Sisi atas HTC One M8
Aditya Panji/Kompas.com
Sisi bawah HTC One M8
Dari pengalaman KompasTekno menjajal HTC One M8 dalam waktu singkat, performa ponsel patut diacungi jempol. Performanya amat gegas dan responsif. Ia menggunakan prosesor jenis quad-core Qualcomm Snapdragon 801 kecepatan 2,5GHz, RAM 2GB, memori internal 16GB, baterai 2.600mAh, dan berjalan dengan sistem operasi Android 4.4 (KitKat).

HTC juga menyediakan slot memori eksternal MicroSD. Fitur tersebut memungkinkan pengguna memperluas media penyimpanan data di luar memori internal.

HTC telah memodifikasi tampilan dan fitur sistem operasi tersebut. Tampilan hasil modifikasi itu disebut HTC Sense yang telah memasuki versi 6.0. Di sana terdapat fitur-fitur eksklusif seperti BlinkFeed untuk melihat informasi, notifikasi, dan berita terkini. Ada juga aplikasi Zoe yang mampu menggabungkan foto dan video secara otomatis menjadi klip video yang lengkap dengan musik latar.

Duo Camera

Daya tarik utama ponsel ini terletak pada unit kamera yang disebut Duo Camera. Terdapat dua kamera (besar dan kecil) di bagian belakang, dan dua lampu kilat LED.

Aditya Panji/Kompas.com
HTC One M8 dibekali dua kamera di belakang dan dua lampu kilat LED
Kamera belakang yang berukuran besar mengambil peran untuk menangkap ruang objek yang lebih lebar (wide), sementara kamera yang kecil untuk mengambil kedalaman gambar (depth).

Dua kamera pada HTC One M8 itu punya sensor khusus yang mampu mendeteksi objek yang menghalangi kamera. Hal tersebut terbukti saat KompasTekno iseng menutup kamera kecil dengan jari saat sedang mengambil foto. Ternyata, di layar muncul keterangan yang mengatakan bahwa kamera kedua diblok oleh jari. Sementara jika kamera utama yang berukuran besar ditutup, maka layar akan menampilkan warna merah.

Aditya Panji/Kompas.com
Layar HTC One M8 memunculkan warna merah ketika kamera besar pada bagian belakang ditutup dengan jari
Aditya Panji/Kompas.com
Ada peringatan di layar jika kamera kecil di belakang ditutupi oleh jari
Entah mengapa, HTC tidak mengungkap secara detail ukuran pixel yang diusung oleh kedua kamera di belakang. Yang jelas, HTC masih menggunakan istilah UltraPixel untuk kamera ponselnya.

UltraPixel bukanlah satuan hitung. UltraPixel yang menjadi istilah marketing HTC ini, mengacu pada ukuran reseptor cahaya (pixel) pada sensor kamera HTC One M8 yang lebih besar dibandingkan sensor kamera ponsel lainnya. Ukuran yang lebih besar tersebut diklaim membuat sensor kamera lebih sensitif terhadap cahaya dan mampu menghasilkan gambar lebih bagus.

Ukuran reseptor cahaya pada ponsel HTC One M8 diklaim 1/3 kali lebih besar dibandingkan ponsel premium lainnya. Kekurangan teknologi ini adalah, kamera HTC One M8 memakai resolusi pixel yang lebih kecil dibandingkan ponsel premium lain yang kini mengusung sensor 8MP hingga 13MP atau lebih.

Di bagian depan, terdapat kamera dengan resolusi 5MP (kali ini HTC mengungkap secara detail ukuran pixel-nya). Kamera depan tersebut mampu mengambil foto dengan sudut pandang yang lebar, serta memudahkan pengguna dalam mengambil foto diri sendiri tanpa bantuan orang lain atau kini populer disebut "selfie."

Setelah kamera, mari kita intip fungsi dua lampu kilat LED di bagian belakang yang masing-masing berwarna putih dan kuning. Saat keduanya memancarkan cahaya, maka hasil pencahayaan pada foto diklaim lebih seimbang. Tidak terlalu kuning, dan tidak terlalu putih.

Aplikasi foto pada HTC One M8 juga cukup menarik. Pengguna dimungkinkan memilih fokus, background atau foreground, setelah selesai memotret. Fitur macam ini nampaknya akan menjadi tren dan membuka ruang persaingan lebih ketat bagi ponsel pintar yang menjadikan kamera sebagai daya tarik utama. Sekadar catatan, Samsung juga menyediakan fitur tersebut pada ponsel terbaru Galaxy S5.

HTC sebenarnya juga menyediakan banyak filter dan efek foto. Di sana pengguna dimungkinkan memakai dua efek sekaligus atau menggunakan efek yang bernuansa fun seperti salju. Tetapi, fitur ini nampaknya kurang bermanfaat karena fungsinya tidak begitu hebat jika dibandingkan dengan aplikasi olah foto populer macam Snapseed, Photoshop Express, dan sebagainya.

Aditya Panji/Kompas.com
Perbedaan ukuran antara HTC One M8 dan HTC One
Ketersediaan dan harga

HTC One M8 tersedia dalam dua pilihan warna, yakni gray dan silver. Produk yang masuk ke pasar Indonesia telah mendukung jaringan seluler 4G LTE, meskipun Anda harus menunggu hingga akhir 2014, atau bahkan tahun 2015, untuk bisa menikmati internet 4G LTE di genggaman.

Produk ini dijadwalkan hadir di pasar Indonesia sekitar April 2014. Anda tentu bertanya-tanya tentang harganya. KompasTekno memang belum mendapat informasi pasti soal itu. Tetapi, kita dapat memprediksi harga HTC One M8 berdasarkan keputusan Samsung yang memasang harga Rp 8,5 juta untuk Galaxy S5. Karena HTC One M8 akan menjadi lawan langsung Galaxy S5, maka logikanya harga perangkat ini tidak akan jauh dari kisaran itu.

Untuk melengkapi penampilan luar HTC One M8, produsen asal Taiwan itu berjanji akan membawa serta aksesori pelindung ponsel yang canggih (smart cover) dengan penjualan secara terpisah. Bagian depan pelindung itu didesain dengan pola lubang-lubang kecil. Pola tersebut memungkinkan layar ponsel yang sedang tertutup tetap menampilkan informasi dan notifikasi. Informasi yang ditampilkan meliputi jam, cuaca, hingga notifikasi pesan dan e-mail.

Aditya Panji/Kompas.com
Aksesori pelindung ponsel untuk HTC One M8
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.