10.000 Nokia X Ludes dalam 4 Menit

Kompas.com - 26/03/2014, 11:29 WIB
Nokia X Aditya Panji/KompasTeknoNokia X
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com — Keputusan Nokia mengadopsi sistem operasi Android pada ponsel seri Nokia X membuahkan hasil manis. Debut Nokia X mendapat sambutan baik di China, pasar utama yang menjadi incaran para perusahaan teknologi.

Nokia mulai memasarkan ponsel Nokia X di China pada Selasa (25/3/2014). Ponsel tersebut terjual habis dalam waktu kurang dari 4 menit di sebuah toko online produk elektronik JD.com.

JD.com merupakan salah satu toko online pertama yang mendapat kesempatan menjual Nokia X lebih dulu. Perusahaan itu tidak memberi informasi detail soal jumlah Nokia X yang telah terjual. Namun, dalam penjualan perdana ini, JD.com mengaku menyediakan sekitar 10.000 Nokia X.

JD.com akan membuka penjualan tahap kedua pada 31 Maret mendatang. Di Negeri Tirai Bambu tersebut, Nokia X dibanderol seharga 599 yuan atau sekitar Rp 1,1 juta.

Nokia juga akan meluncurkan Nokia X di Indonesia pada 27 Maret 2013. Ponsel ini diprediksi akan dijual sekitar Rp 1,5 juta.

Nokia X sejatinya ditujukan untuk segmen pasar menengah ke bawah. Dapur pacu ponsel itu ditopang oleh prosesor Qualcomm MSM8225 Snapdragon S4 Play jenis dual-core Cortex-A5 1 GHz, kapasitas RAM 512 MB, memori internal 4 GB, layar 4 inci resolusi 800 x 480 piksel, kamera 5 MP, mendukung kartu SIM ganda (GSM), dan memakai baterai 1.500 mAh.

Ponsel seri Nokia X menggunakan basis sistem operasi Android 4.1.2 (Jelly Bean) yang telah dimodifikasi oleh Nokia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam mengembangkan Android, Nokia hanya memanfaatkan lisensi Android Open Source Project (AOSP) dari Google yang bisa digunakan siapa saja secara gratis karena sistem operasi ini bersifat terbuka (open source).

Dengan ini, perusahaan bisa mengubah tampilan antarmuka Android di Nokia X sehingga terlihat seperti tampilan Windows Phone yang kental dengan nuansa kotak-kotak.

Sementara itu, Nokia tidak membeli lisensi layanan mobile Google yang disebut Google Mobile Service (GMS). Oleh karenanya, ponsel seri Nokia X tidak menyediakan aplikasi dan layanan Google secara default, yakni Gmail, YouTube, Google Maps, Hangouts, Play Store, hingga jejaring sosial Google+.

Bahkan, sistem Nokia X tidak mendukung antarmuka pemrograman aplikasi atau application programming interface (API) buatan Google. Nokia meminta aplikasi-aplikasi Android yang memanfaatkan API Google agar dimodifikasi, dan menggunakan API buatan Nokia.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.