Kompas.com - 28/03/2014, 10:16 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Setelah ditunda beberapa kali dan dianggap sudah terlambat, Microsoft akhirnya merilis aplikasi produktivitas Microsoft Office for iPad pada Kamis (27/3/2014). Pengumuman tersebut dilakukan oleh CEO baru Microsoft, Satya Nadella.

Office for iPad memiliki tiga layanan, yaitu Word, Excel, dan PowerPoint, minus layanan Outlook. Versi gratis hanya memungkinkan pengguna melihat dokumen, sementara untuk membuat file dan mengeditnya, pengguna harus berlangganan kepada layanan Microsoft.

Dengan menerapkan sistem berlangganan dalam tablet yang paling populer tersebut, mampukah Office for iPad memberikan kesuksesan bagi Microsoft? 

Jika Office for iPad diluncurkan dua tahun lalu, Gigaom memprediksi kondisinya pasti akan berbeda. Karena semenjak iPad melakukan debutnya di tahun 2010 lalu, banyak aplikasi produktivitas yang dibuat untuk tablet ini.

Misalnya, Apple sendiri memiliki layanan iWorks yang tersedia gratis di semua perangkat baru yang dibeli setelah September 2013. Aplikasi tersebut juga semakin ditingkatkan kemampuannya untuk berjalan di iPad.

Selain itu, masih ada pula aplikasi Office 2 Pro yang belakangan berubah namanya menjadi Office 2 HD dan kini menjadi Citrix ShareFile QuickEdit. Aplikasi ini bekerja dengan Google Docs dan memiliki fungsi yang bisa menyaingin aplikasi Microsoft.

Selain itu, masih banyak pula aplikasi produktivitas di platform iOS, seperti QuickOffice HD, Dataviz Documents to Go dan sebagainya. Pasar layanan aplikasi produktivitas kian ketat saat ini.

Dari segi penyimpanan, layanan-layanan rival Microsoft di platform iOS sendiri memiliki fleksibilitas, artinya bisa menyimpan file ke berbagai layanan cloud.

Office for iPad bekerja dengan layanan cloud milik Microsoft sendiri, yaitu OneDrive, atau sebelumnya disebut SkyDrive. Sementara layanan lain memiliki lebih banyak pilihan, seperti iCloud, Dropbox, Google Drive, Box, dan sebagainya. Maukah pemilik iPad menyimpan dokumennya di server Microsoft?

Namun, situs Engadget memiliki pandangan yang berbeda. Menurutnya, Office for iPad itu bukan ditujukan bagi pengguna iPad pada umumnya, melainkan menarget konsumen Office yang kebetulan memiliki iPad.

Hingga tiba nanti saatnya Microsoft menggratiskan Office for iPad, maka aplikasi-aplikasi produktivitas lain akan terus menjadi raja di platform iOS, karena mereka bisa digunakan tanpa harus berlangganan atau membayar.

Tidak ada orang yang mau membayar agar bisa menggunakan Office di iPad, kecuali mereka yang terlanjur menggantungkan diri kepada platform buatan Microsoft ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Giga Om


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.