Intel Bakal Seriusi Pasar "Wearable Gadget"

Kompas.com - 29/03/2014, 13:40 WIB
Pesawat terbang melintas di atas gedung fasilitas uji produk Intel di Penang, Malaysia Oik Yusuf/KompasTeknoPesawat terbang melintas di atas gedung fasilitas uji produk Intel di Penang, Malaysia
|
EditorAditya Panji

KOMPAS.com - Selain merambah bisnis perangkat mobile, Intel juga ingin agar prosesor buatannya dipakai di perangkat yang bisa dipakai di tubuh manusia (wearable gadget). Untuk memuluskan jalan tersebut, Intel telah mengakusisi startup Basic Science Inc., produsen gelang untuk merekam aktivitas kesehatan.

Kepastian akuisisi tersebut dikabarkan oleh situs teknologi Tech Crunch pada Selasa (25/3/2014). Namun, belum diketahui nilai akuisisi Intel atas Basic Science.

Sebelum dicaplok Intel, Google dikabarkan sempat menawar Basic Science dengan mahar 100 juta dollar AS, dan tawaran itu akhirnya ditolak. Kemungkinan besar Intel mengajukan jumlah nilai yang lebih tinggi.

Basic Science, yang memproduksi gelang untuk aktivitas kebugaran dan kesehatan, mengatakan dalam blog resminya bahwa mereka akan bergabung dalam tim perangkat dalam organisasi Intel untuk merancang wearable gadget.

Meski telah diakuisisi Intel, semua perangkat buatan Basic akan terus diberi dukungan teknis.

Intel belum menerangkan secara rinci wearable gadget seperti apa yang akan dibuatnya, apakah berupa gelang kesehatan atau jam tangan pintar.

Namun jika melihat rekam jejak Basic Science, produknya yang bernama Basic B1 diakui memiliki performa unggul dalam memonitor detak jantung, aliran darah, dan panas tubuh. Besar kemungkinan Intel akan membuat wearable gadget dengan fungsi yang mirip, sebab data-data seperti itulah yang saat ini dicari oleh Intel.

Di pasar wearable gadget, Intel masih harus mengejar ketertinggalannya dari produsen prosesor lain, seperti Qualcomm, Texas Instrument dan STMicroelectronics, yang telah membuat prosesor untuk berbagai perangkat wearable.

Tantangan Intel di segmen wearable gadget tergolong sulit. Sebab, selain membuat prosesor dan perangkat, Intel juga harus membuat solusi yang komplit agar lebih banyak pengguna yang mau mengadopsinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.