Kompas.com - 30/03/2014, 11:29 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Setelah sempat dirumorkan akan ditinggalkan oleh Gedung Putih, sistem operasi BlackBerry kini justru mendapat pengakuan dari U.S. Department of Defense (DoD).

Departemen Pertahanan AS memberikan sertifikat Authority to Operate (ATO) terhadap sistem operasi BlackBerry 10. Kepastian tersebut diungkapkan oleh BlackBerry melalui rilis pers resminya pada Kamis (27/3/2014) yang dimuat di situs perusahaan.

Dengan demikian, smartphone dengan OS BlackBerry 10 beserta layanan BlackBerry Enterprise Service 10 (BES10) sudah bisa digunakan di dalam jaringan Departemen Pertahanan (Dephan) AS.

BlackBerry juga menjadi penyedia Mobile Device Management (MDM) pertama dan satu-satunya yang mendapatkan pengakuan Full Operational Capability (FOC) dalam jaringan Dephan AS.

Pengakuan dari Dephan AS tersebut membuat John Sims, President of Global Enterprise Services BlackBerry percaya diri. Ia mengatakan bahwa sertifikasi yang diberikan Dephan AS menjadi bukti bahwa BlackBerry memiliki platform enterprise mobility yang aman dan tepercaya.

"Kami bekerjasama dengan Departemen Pertahanan AS agar BB10 bisa digunakan sebagai infrastruktur end-to-end bagi pemerintah AS, yang tidak berkompromi terhadap keamanan," ujar Sims.

Sebelumnya pada Mei 2013 lalu, Dephan AS telah menyetujui penggunaan perangkat BlackBerry Z10, Q10, dan PlayBook dalam jaringan internalnya. Baik Z10 dan Q10 sama-sama mengusung OS BB10.

Smartphone Galaxy dan tablet milik Samsung juga masuk dalam daftar yang disetujui. Sementara Apple baru mendapatkan persetujuan atas perangkatnya yang berbasis iOS 6 sebulan kemudian, atau Juni 2013.

Perangkat Android dan iOS bisa digunakan untuk menjalankan layanan BES10, sebab BlackBerry juga menyediakan aplikasi Secure Work Space for BES10 yang juga telah disertifikasi, untuk kedua platform tersebut.

Kini dengan pengakuan FOC, maka BlackBerry memasuki tahap akhir proses sertifikasi keamanan Dephan AS, yaitu pengaktifan platform BlackBerry 10 (baik smartphone maupun layanan BES10) dalam infrastruktur keamanan Dephan AS.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.