Kompas.com - 02/04/2014, 12:59 WIB
|
EditorOik Yusuf

KOMPAS.com - Apple dan Samsung kembali berseteru di pengadilan pada minggu ini. Apple menuntut perusahaan asal Korea Selatan tersebut sebesar 2 miliar dollar AS karena dianggap melanggar setidaknya lima paten fitur iOS.

Namun, fitur-fitur tersebut sebenarnya adalah fitur yang dimiliki oleh semua perangkat Android dari berbagai vendor, bukan terdapat dalam perangkat Android Samsung saja.

Fitur iOS apa saja yang menurut Apple dilanggar oleh Samsung? Situs 9to5 Mac, Selasa(1/4/2014) telah membuat rangkumannya, dan berikut adalah fitur-fitur tersebut.

1. Teks yang muncul sebagai tautan

Pertama adalah paten tentang metode dan sistem dalam menampilkan aksi yang terstruktur dalam data komputer. Paten tersebut digunakan dalam pesan teks, yang menampilkan alamat, tanggal. waktu dan nomor telepon yang muncul sebagai link (dengan garis bawah). Paten tersebut dimiliki Apple sejak 1999.

Pengguna Android jika berkirim pesan berisi alamat, waktu, atau nomor telepon akan ditampilkan sebagai tautan (link). Jika link tersebut di-klik, maka akan memunculkan aplikasi yang relevan, seperti peta, kalender, dan phonebook.

2. Sinkronisasi data di background

Paten kedua adalah sinkronisasi data di background. Apple memiliki paten metode yang memungkinkan sebuah aplikasi untuk menyinkronkan informasi antar-beragam perangkat saat digunakan.

Misalnya, aplikasi kalender yang dibuka dan diedit dalam smartphone, bisa sinkron dengan aplikasi yang terpasang di tablet atau komputer. Fitur yang serupa juga dimiliki oleh Android.

3. Universal search

Menurut Apple, fitur Universal Search biasa digunakan pengguna iOS untuk mencari sesuatu dalam iPhone atau iPad, dengan pilihan mencarinya dalam internet atau Wikipedia. Paten "Universal interface for retrieval of information in a computer system" tersebut didapat Apple pada tahun 2005.

Fitur Universal Search muncul di platform Android setelah versi 3.0 Honeycomb diperkenalkan pada tahun 2011. Sekali lagi, ini adalah fitur di Android, bukan milik Samsung semata.

4. Slide to unlock

Fitur keempat adalah metode membuka layar home di smartphone, yaitu paten "Slide to unlock." Membuka layar kunci perangkat dengan gestur yang menggeser layar atau gambar di layar dimiliki oleh hampir semua perangkat mobile, termasuk Android.

Tahun lalu, pengadilan di Jerman membatalkan tuntutan seputar klaim paten "Slide to unlock" milik Apple. Alasannya adalah, paten tersebut tidak memiliki inovasi teknis yang mencukupi untuk diberikan paten.

5. Auto-complete text

Terakhir, adalah fitur Auto-complete dalam teks. Paten Apple tentang metode antarmuka grafis yang menyediakan rekomendasi kata, atau auto-complete tersebut juga diklaim milik Apple.

Fitur prediksi kata telah dimiliki smartphone Apple dan Android dalam waktu cukup lama, namun Apple menuduh fitur Auto-complete milik Samsung mencontek fitur miliknya.

Dalam iOS, jika pengguna mengetik kalimat, maka sistem akan melengkapi kalimat tersebut secara otomatis begitu pengguna menekan tombol spasi. Sementara Android memiliki metode dengan menampilkan pilihan kata.

Itulah setidaknya lima fitur yang sedang diperdebatkan Apple dan Samsung di pengadilan. Fitur-fitur tersebut sebenarnya adalah elemen yang dimiliki oleh semua ekosistem Android.

Dalam kasus sebelumnya yang diajukan pada tahun 2012, Apple lebih banyak menuntut Samsung dari segi desain. Pada akhirnya, Apple berhasil memenangkan tuntutan 1 miliar dollar AS dari Samsung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber 9to5mac
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.