Jaringan Mati, Indosat Sebut Ada Anomali Trafik

Kompas.com - 03/04/2014, 11:28 WIB
Indosat KONTAN/ Cheppy A. MuchlisIndosat
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com — Operator seluler Indosat mengakui jaringannya sedang mengalami gangguan sejak Rabu malam dan masih terjadi hingga Kamis siang (3/4/2014). Perusahaan menemukan adanya ketidaknormalan dalam jaringan.

"Indikasi secara teknis telah ditemukan adanya anomali trafik berupa flooding traffic di sisi IP MPLS yang menyebabkan kelebihan beban (overload) di perangkat Indosat," kata Mirza Helmi, Group Head Customer Experience Project Indosat.

Multiprotocol label switching atau MPLS merupakan cara penyampaian paket pada jaringan backbone berkecepatan tinggi. Seperti dikutip dari Wikipedia, prinsip kerja MPLS adalah "menggabungkan beberapa kelebihan dari sistem komunikasi circuit-switched dan packet-switched yang melahirkan teknologi yang lebih baik dari keduanya".

Tim teknis Indosat saat ini sedang melakukan perbaikan, tetapi belum bisa memprediksi kapan jaringannya bakal pulih sepenuhnya. Perusahaan mengklaim saat ini jaringannya berangsur membaik.

"Atas nama manajemen Indosat, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini yang mungkin masih dirasakan hingga pagi ini oleh sebagian pelanggan Indosat," ujar Mirza.

Sebelumnya diberitakan, pada saat layanan Indosat tumbang, firma internet BGPMon melaporkan Indosat telah "membajak" alamat IP prefix perusahaan-perusahaan di AS, salah satunya Apple. "Pembajakan" prefix internet ini diduga akibat kesalahan konfigurasi BGP di router Indosat. (Baca: Inikah Penyebab Matinya Jaringan Indosat?)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X