Jaringan XL dan Axis Segera "Disatukan"

Kompas.com - 04/04/2014, 08:47 WIB
XL Axiata KONTAN/ MuradiXL Axiata
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com - XL Axiata telah resmi menjadi pemilik Axis Telekom Indonesia. Dalam waktu dekat, kedua perusahaan itu akan melakukan integrasi di segala bidang, termasuk integrasi infrastruktur jaringan.

Integrasi ini akan dipimpin oleh Ongki Kurniawan, Chief Service Management Officer XL Axiata. Ia berharap integrasi jaringan bisa dilakukan segera dan rampung pada tahun ini.

Menurut Ongki, integrasi jaringan merupakan salah satu tahap tersulit karena ia memprediksi bakal ada gangguan jaringan yang dialami pelanggan. Namun, pihak XL akan melakukan integrasi di jam saat trafik tidak terlalu sibuk.

“Gangguan layanan pada XL dan Axis pasti ada, tapi kita akan usahakan agar diminimalkan dengan perencanaan yang baik,” ujarnya dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (2/4/2014).

Pihak XL dan Axis akan memberi tahu pelanggan tentang kemungkinan adanya gangguan layanan ketika integrasi sedang dilakukan.

Integrasi jaringan diklaim Ongki akan membuat layanan XL lebih optimal, karena perusahaan mendapatkan spektrum frekuensi tambahan yang dimiliki Axis. Berkat akuisisi, XL akan memiliki alokasi frekuensi 22,5MHz di spektrum 1.800MHz, dari sebelumnya yang hanya memiliki alokasi seluas 7,5MHz di 1.800MHz.

Sementara di spektrum 2.100MHz atau blok 3G, XL tetap memiliki alokasi seluas 15MHz. Pemakaian frekuensi tambahan itu akan digunakan XL setelah mendapat izin dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Hingga nanti situasinya sudah merger, kita baru bisa memanfaatkan spektrum Axis,” terang Ongki. Selain itu, XL juga akan mengintegrasikan layanan serta sistem tarif milik Axis.

Dengan ini, secara otomatis pelanggan Axis akan menjadi pelanggan XL dan akan dilayani di XL Center untuk konsultasi dan komplain.

XL resmi menjadi pemilik Axis pada 19 Maret 2014 dengan menyelesaikan pembayaran akuisisi sebesar 865 juta dollar AS kepada Saudi Telecom Company (STC), yang sebelumnya adalah pemegang saham mayoritas di Axis.

Rencananya, XL akan mempertahankan merek Axis yang ditargetkan untuk segmen pasar anak muda. Tarif murah yang selama ini menjadi gaya pemasaran Axis juga akan dipertahankan.

Sementara itu, XL akan merekrut karyawan Axis sesuai dengan kebutuhan organisasi. Namun, XL tidak menyebutkan target jumlah karyawan yang akan direktur dan divisi apa saja yang bakal dibutuhkan perusahaan.

Karyawan XL hingga 2013 tercatat berjumlah sekitar 2.000 karyawan. Perusahaan ini dikenal efisien dalam memaksimalkan sumber daya karyawan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X