Pengguna Windows XP "Lari" ke Mana?

Kompas.com - 04/04/2014, 09:29 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
Ilustrasi.

KOMPAS.com — Menjelang "kematian" Windows XP pada 8 April mendatang, statistik firma analisis internet, Net Applications, menunjukkan bahwa pangsa pasar sistem operasi tua itu mengalami penurunan sebesar 1,84 persen pada bulan Maret dibandingkan Februari.

Ke mana perginya para pengguna Windows XP itu? Data Net Applications yang dikutip The Inquirer itu mengindikasikan kemungkinan bahwa mereka lebih memilih upgrade ke sistem operasi Windows 7, yang mengalami pertumbuhan pangsa pasar sebesar 1,46 persen dalam periode yang sama.

Meski melakukan berbagai upaya untuk menarik pengguna beralih ke Windows 8, termasuk dengan mengiming-imingi potongan 100 dollar AS, nyatanya Microsoft hanya berhasil menumbuhkan pangsa sistem operasi tersebut sebesar 0,59 persen sepanjang bulan Maret.

Pangsa pasar gabungan Windows 8 dan Windows 8.1 hingga kini dilaporkan baru mencapai 11,3 persen, jauh di bawah Windows XP yang pada hari-hari terakhirnya masih dipakai oleh sekitar 27 persen pengguna komputer.

Adapun Windows 7 tetap menjadi sistem operasi desktop paling populer dengan penguasaan pasar hampir 50 persen. Sisanya dibagi-bagi antara Windows Vista (2,99 persen), Mac OS X (7,57 persen), dan Linux (1,49 persen).

Pada April mendatang, Microsoft bakal menghentikan dukungan teknis untuk Windows XP. Sistem operasi berumur 13 tahun itu tak bakal lagi menerima update, termasuk yang berkaitan dengan urusan sekuriti.

Update baru untuk Windows 8 dijadwalkan meluncur tahun ini. Pembaruan tersebut kabarnya bakal menghadirkan perubahan antarmuka "Metro" pada sistem operasi itu agar terintegrasi lebih erat dengan lingkungan desktop tradisional.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

S Pen Kini Hadir Di Galaxy S21 Ultra, Bagaimana Nasib Galaxy Note?

Gadget
Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Membandingkan Samsung Galaxy S21 Ultra dan S20 Ultra, Apa Saja Bedanya?

Gadget
Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Ini Smartphone Terjangkau Terbaik untuk Sekolah dari Rumah Menurut Survei Pop ID

Gadget
Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Harga Charger Orisinal Samsung Galaxy S21 di Indonesia Jika Dibeli Terpisah

Gadget
Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Pesan Berantai Ajak Pengguna WhatsApp Beralih ke Aplikasi Lain, Haruskah Diikuti?

Software
Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Ini Beda Spesifikasi Samsung Galaxy S21, Galaxy S21 Plus, dan Galaxy S21 Ultra

Gadget
'Star Wars Battlefront II' Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

"Star Wars Battlefront II" Bisa Diunduh Gratis di Epic Games Store, Begini Caranya

Software
Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

Gempa Majene, Menara BTS Operator Seluler Kehilangan Pasokan Listrik PLN

e-Business
Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Data Ratusan Juta Pengguna Instagram, Facebook, dan LinkedIn Bocor

Internet
Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Qualcomm Caplok Startup Milik Perancang Chip Apple, Android Bakal Kalahkan iPhone?

Gadget
Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Aturan Baru TikTok untuk Pengguna di Bawah 18 Tahun, Sejumlah Fitur Dibatasi

Software
Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Xiaomi Masuk Daftar Cekal di AS, Dianggap Perusahaan Militer Komunis

Gadget
Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Tidak Mau Pakai WhatsApp Lagi, Begini Cara agar Tidak Kehilangan Data dan Chat

Software
Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Spesifikasi Lengkap serta Harga Samsung Galaxy S21, S21 Plus, dan S21 Ultra di Indonesia

Gadget
Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Samsung Luncurkan Galaxy Smart Tag untuk Lacak Ponsel Hilang

Gadget
komentar di artikel lainnya
Close Ads X