Promo "Selfie" Samsung Bikin Pemerintah AS Kesal

Kompas.com - 04/04/2014, 14:14 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan tidak senang dengan cara Samsung dalam mempromosikan produknya melalui foto selfie yang diambil oleh pemain bisbol Boston Red Sox, David Ortiz, bersama Presiden AS Barack Obama.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (1/4/2014), ketika Presiden Obama menyambut klub bisbol Boston Red Sox yang menjadi juara liga World Series di AS.

Ortiz memberi kostum Red Sox dengan nomor 44 dan nama punggung Obama. Kemudian ia meminta Obama berfoto bersama dengan ponsel pintar Galaxy Note 3.

Foto itu lantas dipublikasi Ortiz ke media sosial Twitter. Akun resmi milik Samsung ternyata me-retweet foto itu kepada 5,2 juta follower-nya.

Para pejabat AS dilaporkan tidak senang ketika Presiden Obama dilibatkan dalam foto yang diduga merupakan aksi promosi. Juru bicara Gedung Putih Jay Carney, berpendapat, foto presiden tak seharusnya digunakan untuk mendapatkan keuntungan komersial.

"Tanpa mendiskusikan dengan penasehat hukum pun, saya dapat mengatakan bahwa menurut aturan yang berlaku, Gedung Putih menyoroti upaya untuk menggunakan potret presiden demi kepentingan komersial, dan kami tentu keberatan dengan masalah itu," katanya.

Kepada media massa, Ortiz membantah disponsori oleh Samsung untuk upaya berfoto selfie denggan Obama. Foto itu diambil secara spontan.

"Saya memberikan dia kostum seragam, dan fotografer akan mengambil gambar, dan saya berpikir benar-benar pada detik terakhir, mungkin saya harus memotret dengan ponsel saya ketika saya mendapatkan kesempatan. Anda tidak memiliki kesempatan untuk berfoto bersama presiden setiap hari," kata Ortiz kepada Boston Globe.

Namun, Samsung mengakui bahwa pihaknya "bekerja dengan David Ortiz dan tim Red Sox untuk berbagi foto dengan penggemar." Akan tetapi, Samsung mengklaim tidak menentukan apa yang akan dipotret.

Setelah Gedung Putih mengetahui bahwa itu upaya foto selfie dengan Obama itu disponsori oleh Samsung, para pejabat "tidak senang" dengan insiden itu, tetapi mereka tidak membuat permintaan untuk menghapus tweet dari Ortiz ataupun Samsung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.