Google Coba Patenkan Kata "Glass"

Kompas.com - 05/04/2014, 15:25 WIB
Merk Glass yang berusaha dipatenkan Google ArsTechnicaMerk Glass yang berusaha dipatenkan Google
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
Merk Glass yang berusaha dipatenkan Google

KOMPAS.com — Tak aneh apabila sebuah perusahaan berusaha mematenkan sebuah brand atau nama produk miliknya. Yang jadi masalah adalah jika brand atau nama bersangkutan berupa kata generik yang umum dipakai.

Itulah yang terjadi ketika Google mencoba mendaftarkan nama "Glass" sebagai merek dagang, mengacu pada produk kacamata pintar Google Glass. Persoalannya, "Glass" merupakan kata generik dalam bahasa Inggris yang bisa berarti gelas atau kaca.

Dikutip dari Ars Technica, Google mengajukan permohonan ke Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (USPTO) pada Juli 2013 lalu. Lembaga regulasi tersebut keberatan terhadap permohonan Google dengan dua alasan.

Pertama, meski ditulis dengan font khusus menurut dokumen Google, kata "Glass" di sini dinilai bersifat deskriptif, sementara produknya sendiri (Google Glass) tak mengandung kaca, melainkan dbuat dari titanium dan plastik.

Kedua, "Glass" dinilai terlalu mirip dengan trademark lain yang sebelumnya sudah ada sehingga berpotensi menimbulkan kebingungan soal pemiliknya. Mesi demikian, permohonan merek dagang untuk nama Google Glass dikabulkan.

Google tak menyerah begitu saja. Raksasa internet pemilik Android ini menganggapi keberatan USPTO dengan melayangkan dokumen setebal 1.928 halaman yang kebanyakan berisi artikel tentang Google Glass yang mencantumkan kata "Glass", untuk membuktikan popularitas perangkat itu.

Google juga berargumen bahwa kalangan konsumen Glass pasti bisa langsung mengenali nama perangkat itu sehingga tidak mengalami kebingungan mengenai makna kata "Glass".

Perubahaan ini turut mengutip sejumlah kasus, yakni USPTO memberikan hak paten atas produk yang namanya tidak mencerminkan bahan baku yang dipakai, misalnya Platinum Micro, nama sebuah perusahaan hardware komputer.

Google sebenarnya tak perlu memiliki hak atas merek dagang untuk menghilangkan kata "Google" dari Google Glass. Namun, tanpa hak itu, perusahaan lain bisa memakai kata "Glass" untuk nama produk mereka dan Google tak bisa berbuat apa-apa.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X