Kompas.com - 07/04/2014, 15:49 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - Dari awal kemunculannya Android telah mengalami banyak peningkatan. Di samping pangsa pasar yang telah mencapai posisi dominan di seluruh dunia, ekosistem platform mobile besutan Google ini pun semakin matang.

Hal tersebut rupanya membuat khawatir Apple, rival besar Google yang kini tengah berseteru dengan Samsung -produsen perangkat Android terbesar- di pengadilan AS terkait sengketa paten.

"Kompetitor telah meningkatkan hardware mereka secara drastis, dan dalam beberapa kasus juga meningkatkan ekosistem mereka," tulis seorang anggota tim pemasaran Apple dalam dokumen yang disiapkan untuk sebuah rapat keuangan perusahaan, sebagaimana dikutip dari Re/code.

Isi dokumen itu diungkapkan di pengadilan hari Jumat (5/4/2014) lalu sebagai bagian dari pemeriksaan silang wakil presiden senior Apple, Phil Schiller. Dokumen turut menunjukkan bahwa pertumbuhan smartphone semakin mengarah ke perangkat dengan layar besar, sementara segmen yang diduduki iPhone cenderung menciut.

Kekhawatiran lain tentang Android terkait dengan pemasaran agresif yang dilakukan oleh sejumlah pihak seperti Samsung, di mana sejumlah besar dana marketing disediakan untuk menyokong produk bersangkutan. Di sisi lain, operator seluler merasa terbatasi dengan subsidi yang harus dibayar untuk iPhone.

Dalam kesaksiannya, Schiller mengatakan bahwa dokumen tersebut tidak mewakili sikap Apple.

Meski demikian, dalam sebuah e-mail yang dkirimkan tahun 2013, dia juga mengaku khawatir dengan perkembangan pihak pesaing. "Saya melihat iklan pra-superbowl Samsung yang meluncur hari ini. Lumayan bagus dan saya pikir mereka berhasil, sementara kita masih berusaha membuat iklan iPhone yang singkat tapi meyakinkan."

Pemeriksaan silang Schiller oleh Samsung turut melibatkan sejumlah dokumen internal lain, termasuk e-mail tahun 2011 dari Steve Jobs yang menekankan bahwa perusahaannya harus mengobarkan perang dengan Google.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber Re/code


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.