Kompas.com - 10/04/2014, 16:27 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Pertengahan Maret 2014, surat kabar Korea Selatan ETNews mempublikasikan berita bahwa Samsung mengalami masalah dalam manufaktur unit kamera milik Galaxy S5.

Raksasa elektronik itu disebut ETNews mengalami kesulitan memproduksi modul lensa untuk memenuhi tenggat  peluncuran tanggal 11 April.

Informasi bernada negatif tersebut rupanya dipandang keliru oleh Samsung yang kemudian melayangkan gugatan hukum. Perusahaan ini menuntut ganti rugi sebesar 300.000 dollar AS.

"Publikasi klaim keliru tersebut bisa sangat merugikan bisnis dan nilai brand kami," tulis Samsung dalam dokumen tuntutan yang dikutip oleh Digital Trends.

Sebelum menempuh langkah hukum, Samsung mengatakan telah "beberapa kali" meminta ETNews agar mengoreksi berita bersangkutan.

Namun, publikasi tersebut menolak karena menganggap berita sudah sesuai dengan fakta-fakta yang ada. Maka -masih menurut Samsung- upaya terakhir berupa gugatan hukum pun ditempuh.

Samsung khawatir berita tersebut bisa menyebar luar ke ranah internasional dan mempengaruhi penjualan global Galaxy S5, di samping penjualan di Korea Selatan sendiri. Ironisnya, gugatan hukum Samsung justru mencuatkan berita ETNews itu ke permukaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.