Teror Pesawat AS di Twitter, Sarah Diciduk Polisi

Kompas.com - 15/04/2014, 09:42 WIB
Twitter berharap untung banyak dari industri otomotif. thenextweb.comTwitter berharap untung banyak dari industri otomotif.
|
EditorReza Wahyudi
Twitter berharap untung banyak dari industri otomotif.

KOMPAS.com - Jangan sembarangan menulis tweet di Twitter, apalagi sampai melontarkan ancaman ke pihak lain. Salah-salah urusan bisa jadi panjang dan melibatkan pihak berwajib.

Contohnya seperti yang dialami remaja asal Belanda ini. Pada Minggu, 13 April kemarin, pemudi bernama "Sarah" tersebut menulis tweet bernada ancaman teror yang ditujukan pada akun maskapai AS American Airlines di @AmericanAir.

Di dalamnya, sebagaimana dilaporkan oleh The Telegraph. Sarah mengaku sebagai anggota jaringan terorisme Al-Qaeda dan mengatakan bakal melakukan "sesuatu" pada tanggal 1 Juli. Dia sebenarnya hanya bercanda dengan ancaman itu.

Business Insider Tweet berisi ancaman yang dilontarkan Sarah dan jawaban dari American Airlines

Celaka buat Sarah, American Airlines menanggapi serius ancaman terorisme yang terbilang persoalan sensitif tersebut.

"Alamat IP dan informasi lain tentang Anda akan diteruskan ke pihak berwajib dan FBI," jawab @AmericanAir hanya 6 menit setelah di-mention dalam tweet si remaja.

Sadar telah melakukan kesalahan, Sarah kemudian panik dan berusaha menerangkan niatnya ke @AmericanAir.

Dia menulis sejumlah tweet susulan yang menunjukkan penyesalan. American Airlines sendiri hanya menanggapi tweet pertama yang berisi ancaman.

Percakapan singkat antara Sarah dan American Airlines segera menyebar luas karena akun maskapai itu memiliki 800.000 follower.

 

Akun Sarah ikut kebanjiran pengikut hingga 20.000 sementara kicauannya di-retweet ribuan kali.

Dia pun memperolah berbagai macam respon negatif dari pengguna Twitter, yang menuduhnya telah bertindak "kekanak-kanakan" hingga "rasis".

Seorang juru bicara America Airlines mengatakan bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama maskapai tersebut. "Kami menanggapi masalah keamanan dengan sangat serius," katanya.

Business Insider
Kicauan-kicauan berikutnya dari Sarah berisi penyesalan

Gara-gara ocehannya, sehari setelah mengunggah tweet ancaman, pada 14 April, Sarah dicokok di rumahnya oleh polisi kota Rotterdam.

Belum jelas tuduhan apa yang akan dikenakan pada remaja iseng itu. Pihak kepolisian Rotterdam mengatakan bahwa penahahan tersebut bukan dilakukan atas permintaan American Airlines atau FBI, melainkan inisiatif sendiri karena tindakan Sarah dinilai telah menarik banyak perhatian di internet.

Akun Sarah di @QueenDemetriax_ telah dihapus. Demikian pula dengan tweet American Airlines yang berisi jawaban dari ancaman yang dilontarkan Sarah. Namun, pihak maskapai menjelaskan bahwa tweet tersebut dihapus semata-mata karena mendatangkan terlalu banyak trafik.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X