Foto Cabul Terkirim Lewat Twitter Resmi

Kompas.com - 16/04/2014, 15:27 WIB
Sebelum dicabut dari pesan Twitter US Airways, foto cabul sudah diretweet ratusan kali. Sebelum dicabut dari pesan Twitter US Airways, foto cabul sudah diretweet ratusan kali.
EditorReza Wahyudi
Maskapai penerbangan US Airways meminta maaf setelah sebuah foto cabul terkirim dari akun Twitter mereka dalam balasan atas keluhan seorang pelanggan.

Dalam pernyataannya, maskapai tersebut mengatakan berupaya untuk memberi tanda pada foto itu sebagai 'tidak layak' namun malah jadinya masuk ke dalam pesan.

Pesan Twitter itu dihapus sekitar sejam kemudian namun sudah sempat di-retweet atau diteruskan sampai ratusan kali.

US Airways menyatakan penyesalan atas kesalahan itu dan sedang mengkaji ulang prosesnya.

"Kami meminta maaf atas gambar yang tidak layak yang beberapa waktu lalu terkirim sebagai tautan dalam tanggapan kami. Kami sudah mencabutnya dan sedang melakukan penyelidikan," tutur US Airways di Twitter.

Gambar bugil yang dimaksud itu menampilkan seorang perempuan telanjang dengan satu mainan pesawat terbang, yang dikirim ke Twitter US Airways oleh seorang pengguna.

Namun gambar tersebut malah terlampir dalam pesan Twitter yang dikirim ke seorang pelanggan yang menyampaikan keluhan atas penundaan penerbangan US Airways ke media sosial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Maskapai US Airways memiliki lebih dari 420.000 pengikut di Twiitter.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.