Google Bersedia Urunan Bayar Denda Samsung

Kompas.com - 23/04/2014, 14:31 WIB
Samsung dan Apple Samsung dan AppleSamsung dan Apple
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com — Dalam kasus persidangan Apple melawan Samsung, pengacara Google mengatakan bahwa Google bersedia untuk membantu membela Samsung dari sejumlah tuntutan pelanggaran hak paten yang diajukan Apple.

Dikutip dari Recode, Selasa (22/4/2014), pada persidangan yang digelar Selasa lalu, Google melalui pengacaranya, James Maccoun, menawarkan diri untuk membayar ganti rugi sebagian atau penuh atas tuntutan empat hak paten dalam persidangan itu.

Dengan demikian, jika Samsung terbukti bersalah melanggar hak paten Apple, Google juga akan ikut urunan untuk membayar dendanya.

Sebelumnya, Google dikabarkan akan menanggung ganti rugi dari empat paten yang dipermasalahkan. Namun, belakangan dua paten lainnya batal diajukan dalam persidangan, dan menyisakan paten nomor 414 dan 959, yaitu background synchronization dan universal search.

Dalam persidangan tersebut, Maccoun menunjukkan beberapa e-mail kedua perusahaan antara periode Mei dan Desember 2012, yang merinci tentang kesediaan Google membela Samsung jika ada tuntutan hukum mengenai aplikasi dan fitur-fitur Android.

Kewajiban Google membela Samsung tersebut tertuang dalam "Mobile Application Distribution Agreement" yang dalam hal ini, Samsung telah setuju mendistribusikan beragam aplikasi Google, antara lain Gmail dan Maps, dalam perangkat-perangkat Android-nya, dan Google melindungi dari setiap tuntutan hukum dari aktivitas tersebut.

Google kini memiliki peran penting dalam perseteruan Apple dan Samsung. Sebab, paten-paten yang dituntut Apple memiliki keterikatan dengan aplikasi yang dibuat Google untuk semua smartphone Android.

Sebelumnya, Google juga pernah terlibat membela vendor produsen smartphone Android dalam kasus hak paten, seperti saat HTC melawan Nokia.

Seperti diketahui, Apple menuntut Samsung atas pelanggaran lima paten dan meminta ganti rugi sebesar 2 miliar dollar AS. Sementara itu, Samsung bersikukuh bahwa produknya tidak melanggar paten Apple. Samsung juga mengatakan bahwa denda sebesar 2 miliar dollar AS itu tidak wajar dan kelewatan. 



Sumber Recode
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X