OTT juga Bisa Untungkan Operator Seluler

Kompas.com - 25/04/2014, 14:06 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorAditya Panji

Penulis: Viraj Pradhan*

KOMPAS.com - Dalam industri mobile di Indonesia saat ini, penyedia layanan OTT (Over The Top) seperti Google, Facebook, Skype, Line, BBM, dan sejenisnya, mulai menggoyahkan posisi operator seluler sebagai penyedia layanan komunikasi real-time. Dengan berjalan di atas jaringan yang dimiliki oleh operator seluler, penyedia OTT mampu menyediakan layanan yang mirip dengan layanan operator seperti panggilan suara, video, dan messaging kepada pelanggan.

Sebuah laporan yang dipublikasikan oleh Informa Telecoms & Media, mengungkap bahwa trafik instant messaging seperti WhatsApp melampaui trafik SMS. Lembaga ini menyebutkan, sepanjang tahun 2012 sebanyak 19,1 milyar pesan per hari dikirimkan menggunakan aplikasi instant messaging, dan angka ini melampaui jumlah pesan SMS (17,6 milyar) yang dikirimkan per hari.

Meskipun posisi operator sebagai penyedia utama layanan komunikasi real-time mulai terganggu oleh penyedia OTT, namun operator sesungguhnya memiliki posisi yang lebih kuat. Beberapa operator bahkan sudah mulai melirik layanan-layanan dari penyedia OTT untuk digabungkan ke dalam paket layanan mereka.

Operator sebetulnya mampu merebut kembali serta mengokohkan posisi sebagai penyedia layanan komunikasi real-time yang sejatinya adalah milik mereka, pada saat ini juga. Pada dasarnya, pasar mobile adalah pasar yang sangat matang, di mana para provider OTT saling mempelajari & sering kali saling meniru layanan satu sama lainnya, dan kemudian membuat layanan tersebut menjadi lebih unggul dari kompetitor.

Dengan menggunakan Telecoms Intelligence yang tepat dan lengkap, operator seluler akan mampu menyediakan layanan suara, messaging, serta panggilan video yang dapat menyaingi layanan yang disediakan oleh penyedia OTT - contohnya Whatsapp, Line, BBM, dan Skype. Tidak hanya sekedar menandingi, operator juga bisa mengukuhkan kembali posisi mereka sebagai penyedia utama layanan komunikasi real-time.

Nantinya, layanan dari operator seluler akan memiliki fitur yang serupa dengan yang ditawarkan oleh penyedia OTT, tetapi dengan fungsionalitas serta kinerja yang lebih baik. Tidak jarang, untuk dapat melangkah lebih jauh, operator seluler bekerja sama dengan penyedia OTT atau bahkan mengakuisisinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di masa yang akan datang, ketika operator seluler menghadapi persaingan langsung dengan penyedia OTT, operator mampu menjadi lebih unggul dalam menjaga kualitas layanan/Quality of Service (QoS) dibandingkan dengan penyedia OTT karena operator memiliki akses dan kendali penuh terhadap jaringannya sendiri. Meskipun akses layanan OTT tidak dikenakan biaya, atau setidaknya gratis di awal dan penguna hanya perlu mendaftar saja, namun kualitas layanan komunikasi yang disediakan oleh penyedia OTT masih sangat bergantung terhadap ketersediaan bandwith dan kekuatan sinyal dari jaringan 3G atau Wi-Fi yang diterima oleh perangkat pengguna.

Terlebih lagi dalam hal keamanan data, operator seluler terikat oleh hukum di Indonesia yang mengatur tentang kewajiban operator dalam menjaga kerahasian data pelanggan. Ini menjadi jawaban untuk para pengguna layanan aplikasi pihak ketiga yang sering khawatir akan keamanan dan kerahasiaan data mereka, karena pengembang aplikasi atau penyedia layanan pihak ketiga tidak terikat hukum atau kewajiban untuk menjaga keamanan data pengguna.

Seiring dengan beralihnya operator seluler ke arah infrastuktur berbasis IP yang mendukung 3G dan 4G (LTE), jaringan yang ada menjadi semakin pintar dan memudahkan operator untuk memelajari segala hal yang berhubungan dengan pelanggan (demografis, tingkah laku, kebiasaan, jenis/tipe perangkat yang digunakan, dan intelegensi berbasis lokasi). Dengan memanfaatkan data-data ini, operator seluler memiliki keuntungan untuk dapat menyediakan layanan value-added services yang sesuai dengan keinginan dan gaya hidup para pelanggan mereka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.