Kompas.com - 25/04/2014, 14:06 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorAditya Panji

Data-data yang didapat oleh operator adalah aset yang sangat berharga, karena jika operator berhasil memahami tingkah laku dan kebiasaan penggunanya, maka akan muncul banyak peluang baru. Tidak hanya itu, operator juga dapat memelajari layanan yang dimiliki oleh penyedia OTT, menciptakan inovasi yang dapat menandingi layanan tersebut serta merebut pangsa pasar mereka dengan terobosan layanan yang lebih menarik.

Dengan memanfaatkan layanan Telecoms Intelligence seperti yang ditawarkan oleh Tektronix Communications, penyelenggara layanan telekomunikasi mampu menawarkan layanan baru yang inovatif untuk meningkatkan pendapatan mereka. Dengan ini, operator tidak hanya akan mampu memenuhi keinginan penggunanya yang selama ini hanya dimiliki oleh provider OTT, tetapi juga mampu menyediakan layanan yang lebih aman dan tanpa gangguan, berfungsi baik selama roaming dan tidak menimbulkan frustasi karena kurangnya interoperabilitas, yang hasilnya adalah kepuasan pelanggan yang lebih tinggi sehingga mereka bersedia membayar untuk layanan yang lebih baik.

Dengan diperbaikinya layanan, operator akan mulai melihat sebuah model bisnis baru, dan menyadari langkah-langkah yang harus diambil untuk berkembang tanpa harus mengubah seluruh model bisnis mereka. Jika provider OTT telah menciptakan layanan yang kaya akan fitur dan membuat penggunanya terpuaskan dari segi pengalaman pengguna - dan penyelenggara layanan seluler mengontrol jaringannya untuk memastikan kualitas dari layanan yang diberikan, roaming yang mulus, dan kepuasan pelanggan dari segi teknologi, coba bayangkan tingkat pelayanan yang akan didapat apabila dua pihak tersebut bergabung menjadi satu.

Di tahun 2014 dan tahun-tahun yang akan datang, pasar akan melihat terjadinya berbagai merger dan akusisi yang dilakukan oleh operator seluler terhadap penyedia OTT. Tujuan yang hendak dicapai oleh operator adalah untuk dapat meningkatkan pangsa pasar mereka. Berbagai fakta terkait beserta solusi-solusi untuk persoalan ini, telah diungkap oleh data penelitian yang terdapat dalam 2013 TIP report.

Kesimpulannya, kunci sukses bagi operator seluler untuk dapat merebut kembali posisi mereka sebagai penyedia utama layanan komunikasi real-time terletak pada kemauan mereka untuk menggali serta memanfaatkan data yang mereka miliki, dengan cara yang sederhana namun efektif. Kemudian, hal tersebut bisa mereka manfaatkan menjadi sumber pengetahuan dalam menyediakan layanan yang mampu menarik pelanggan dan dapat memenuhi kebutuhan mereka.

Niscaya operator akan mampu meningkatkan Return of Investment (RoI) dari strategi-strategi big data mereka, mengalihfungsikan data jaringan yang saat ini digunakan untuk monitor dan jaminan kinerja, ke dalam fungsi-fungsi baru seperti pemasaran yang bertujuan untuk menciptakan lahan pendapatan baru, ARPU yang lebih tinggi, serta meningkatkan loyalitas pelanggan. Inilah yang kami sebut dengan ‘data enablement’ dan hal ini menjadi sarana penting untuk memenangkan persaingan di ranah OTT; pendekatan berbasis data telah menjadi senjata andalan yang baru dan sangat strategis.


*Tentang Penulis: Viraj Pradhan, Sales Director Asia Tenggara, Tektronix Communications
Viraj Pradhan adalah seorang veteran yang sudah berkecimpung di industri Ekeltronik dan Telekomunikasi selama 24 tahun. Dalam 17 tahun karirnya, dia bekerja di Tektronix Communications untuk wilayah Asia Pasifik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.