Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/04/2014, 10:29 WIB
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Microsoft memiliki proyek yang sedikit unik, yaitu membuktikan rumor tentang kartrid video game konsol Atari yang dikubur pada tahun 1983 di gurun Alamogondo, di New Mexico. Dan nampaknya, rumor itu terbukti benar.

Setelah melakukan penggalian selama beberapa minggu, pada Sabtu (26/4/2014), Microsoft berhasil menemukan kuburan video game Atari tersebut. Kini, Microsoft mengajak publik untuk turut serta menggali "situs bersejarah" bagi kalangan video gamer itu.

Dikutip dari Recode, rumor akan kartrid-kartrid video game Atari yang dikubur akibat tidak laku itu sudah beredar selama ini. Game tersebut dibuat untuk konsol Atari 2600 yang populer di tahun 1980-an.

Pada tahun 1982, Atari merilis beberapa judul game yang diharapkan bisa mendongkrak penjualan konsol game mereka. Judul seperti E.T. the Extra-Terrestrial pun dirilis sekitar tahun 1982.

Namun sayangnya E.T. bersama dengan beberapa judul game lain tidak sukses di pasaran, termasuk game Raiders of the Lost Ark, adaptasi yang dianggap gagal dari game Pac Man.

Game E.T. dikenal sebagai game paling buruk dalam sejarah industri game. E.T. yang dibuat oleh Atari konon hanya disiapkan dalam waktu enam minggu, demi mengejar kesuksesan versi filmnya yang disutradarai oleh Steven Spielberg.

Kerugian Atari dari kegagalan tersebut di tahun 80-an ditaksir mencapai 500 juta dollar AS. Kerugian tersebut kemudian memicu krisis finansial dalam tubuh Atari. Mereka pun sulit bersaing di industri video game.

Banyak yang mengatakan bahwa game E.T. gagal karena sering mengalami crash. Sebagian juga mengatakan disebabkan oleh kualitas gameplay yang mengecewakan.

@MeganGeuss
Kartrid game Atari yang ditemukan berjudul E.T.

Lalu, akan dikemanakan ratusan ribu kartrid-kartrid video game yang tak laku tersebut? Atari mengambil jalan pintas dengan mengubur semua kartrid dan hardware game tersebut di Alamagodo, New Mexico.

Dikutip dari The Next Web, harian The New York Times pada tahun 1983 pernah memberitakan penguburan hardware video game tersebut, dengan menulis: "(Atari) membuang 14 truk kartrid video game dan peralatan komputer lain di Alamogordo, N.M. Wartawan dan penonton tak boleh melihat."

@MeganGeuss
Kartrid game Atari yang ditemukan
@kobunheat
Kartrid game Atari

Para antusias dan pelaku industri game pun selama ini meragukan keaslian cerita tersebut. Hingga pada akhirnya kartrid-kartrid tersebut ditemukan pada Sabtu lalu oleh kru film dokumenter yang didanai oleh Microsoft.

Diperkirakan, ada lebih dari 3,5 juta kopi video game dan hardware lainnya yang dikubur di gurun pasir itu.

Pencarian "harta karun" Atari tersebut menjadi bagian dari film dokumenter "Atari: Game Over" yang diproduseri oleh Simon Chinn dan Jonathan Chinn, dua orang yang sebelumnya sukses menukangi dokumenter "Searching for Sugarman."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Recode

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.