Kompas.com - 11/05/2014, 20:44 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorAditya Panji
KOMPAS.com -- Apple dilaporkan berencana mengakuisisi Beats Electronics yang membuat perangkat headphone dengan merek Beats. Menurut dua sumber Reuters yang dekat dengan rencana tersebut, Apple hampir pasti mengakuisisi Beats.

Salah satu sumber mengatakan, akuisisi Apple atas Beats bukan hanya mengincar teknologi perangkat headphone sebagai pelengkap produk berbasis Mac OS dan iOS saja. Lebih dari itu, Apple juga mengincar layanan musik online Beats Music untuk memperkuat layanan iRadio.

Menurut laporan, Apple menyiapkan dana sebesar 3,2 miliar dollar AS atau hampir Rp 37 triliun untuk mengakuisisi Beats. Besar kemungkinan kesepakatan itu bakal diumumkan pekan depan.

Salah seorang pendiri Beats, Dr Dre, dilaporkan telah merayakan kesepakatan akuisisi ini bersama rekan-rekannya, termasuk aktor Tyrese Gibson.

Gibson sempat memublikasi videonya bersama Dre di Facebook, yang mengatakan bahwa kini Dre masuk dalam daftar "billionaire boys club." Dalam video tersebut, Dre juga menggambarkan bahwa dirinya adalah "miliarder pertama dalam hip-hop."

Video tersebut memang tidak secara eksplisit mengonfirmasi kesepakatan akuisisi Beats oleh Apple. Namun, beberapa jam kemudian, Gibson memutuskan untuk menghapus konten tersebut dari akunnya.

Apabila nantinya benar terjadi, maka pembelian Beats akan menjadi akuisisi dengan nilai terbesar bagi Apple yang belum pernah merogoh kocek lebih dari 1 miliar dollar AS untuk membeli perusahaan lain.

Sejumlah pihak bertanya-tanya mengenai alasan Apple di balik akusisi tersebut. Forbes berspekulasi bahwa Apple mengincar layanan streaming Beats Music dan talenta di Beats untuk memperkuat bisnisnya sendiri.

Kabar rencana akuisisi Beats Audio oleh Apple terdengar agak ironis karena dua pendiri Beats, Dr Dre dan Jimmy Iovine, membentuk perusahaan itu karena kecewa dengan penurunan kualitas audio (MP3) yang didorong oleh iPod bikinan Apple.

Saham Beats Audio sempat dibeli sebanyak 50,1 persen oleh produsen ponsel pintar HTC asal Taiwan pada 2011 senilai 300 juta dollar AS. Kedua perusahaan lalu berkolaborasi menerapkan produk audio pada sejumlah model smartphone HTC.

Namun, kerja sama tersebut gagal membuahkan nilai tambah berarti hingga pada September 2013 lalu HTC menjual kembali seluruh saham Beats yang dimilikinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Sumber Reuters


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.