Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/05/2014, 08:41 WIB
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Popularitas BlackBerry Messenger (BBM) masih belum akan berlalu begitu saja, setidaknya tidak saat ini. BBM baru saja melewati milestone dengan mencatat total unduhan di antara 50 juta hingga 100 juta unduhan di Google Play.

Di platform iOS sendiri, BBM masih menjadi andalan pengguna di Indonesia dan menempatkannya sebagai aplikasi gratis terpopuler nomor dua setelah Tebak Gambar per awal Mei ini. Mereka juga bakal memperluas pasar ke platform Windows Phone tahun ini.

BBM sendiri per akhir Maret lalu mengumumkan jumlah pengguna terdaftarnya mencapai 113 juta, dengan pengguna aktif bulanan mencapai 85 juta. Apa yang membuat BBM tetap populer? Ketika BBM tidak lagi eksklusif dan sudah bersifat multiplatform seperti halnya WhatsApp ataupun Line, ternyata mereka tetap menjadi pilihan layanan messaging antar smartphone. Dengan BBM yang menjamin keamanan data karena setiap pesan selalu dikirim secara terenkripsi, alasan penggunaan BBM karena faktor keamanan data bisa jadi alasan, selain mungkin masih banyak teman yang setia dan terbiasa menggunakan BBM untuk komunikasi.

Menurut data BerryReview, BBM kebanyakan mendominasi di App Store negara-negara kawasan Afrika dan Amerika Selatan yang secara tradisional memang pendukung setia platform BlackBerry. Sementara untuk kawasan Asia (selain di Indonesia), BBM bertahan di jajaran sepuluh besar aplikasi iOS terpopuler di Oman.

Tentu saja selain popularitas, ada satu hal yang sekarang menjadi tolak ukur BBM sebagai aplikasi multiplatform. Layanan ini harus mulai memberikan penghasilan. Skema yang dipilih BlackBerry saat ini adalah penjualan stiker seperti halnya aplikasi messaging lain. Meskipun sempat populer di awal, kini penjualan yang diperoleh di App Store Indonesia tidak mampu membawanya masuk ke 100 besar Top Grossing, padahal Line dan Path mampu bertahan di posisi kesembilan dan kesebelas.

Kemampuan BlackBerry memonetisasi layanan business-to-consumer (B2C) memang masih menjadi tanda tanya. Sebelumnya BBM Money yang menjalankan pilot project-nya di Indonesia bekerja sama dengan PermataBank dan AGIT Monitise juga masih belum berhasil mendorong booming penggunaan mobile money karena masih bersifat eksklusif di platform BlackBerry yang lama. BBM Channels yang dipersiapkan untuk menjadi sumber monetisasi berikutnya memang memiliki potensi engagement yang besar, tapi sejauh ini mereka belum menerapkan skema monetisasi apapun soal ini.

Nampaknya sumber monetisasi BBM yang paling menarik justru adalah skema enterprise cloud untuk business-to-business (B2B) dan kami tidak akan terkejut jika ternyata akhirnya BlackBerry lebih sukses mendulang pendapatan dari segmen korporasi yang merupakan basis terkuatnya.

Disclosure: Artikel ini sebelumnya telah dimuat di DailySocial.net. DailySocial.net merupakan salah satu rekanan sindikasi konten dari KompasTekno.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Mudah Membuat Password Laptop Windows 11, Windows 10, dan Windows 7

Cara Mudah Membuat Password Laptop Windows 11, Windows 10, dan Windows 7

Gadget
Arti Emoji Mata Melihat ke Atas, Bingung atau Kesal?

Arti Emoji Mata Melihat ke Atas, Bingung atau Kesal?

Internet
Ukuran Kolom Microsoft Excel Bisa Disamakan dengan Mudah lewat Cara ini

Ukuran Kolom Microsoft Excel Bisa Disamakan dengan Mudah lewat Cara ini

Software
iPhone Bisa Cek Status Penerbangan Pesawat via iMessage, Begini Caranya

iPhone Bisa Cek Status Penerbangan Pesawat via iMessage, Begini Caranya

Software
Baterai HP Tidak Mengisi saat Dicas? Ini 5 Cara Mengatasinya

Baterai HP Tidak Mengisi saat Dicas? Ini 5 Cara Mengatasinya

Hardware
Mriya Hancur, Satelit Dikirim Pakai Beluga

Mriya Hancur, Satelit Dikirim Pakai Beluga

e-Business
Cara Menyembunyikan Nomor HP di GetContact agar Tidak Bisa Dicari

Cara Menyembunyikan Nomor HP di GetContact agar Tidak Bisa Dicari

Software
Cara Langganan Amazon Prime Video dan Daftar Harga Paketnya

Cara Langganan Amazon Prime Video dan Daftar Harga Paketnya

e-Business
Kenapa Jaringan Indosat Lemot padahal Kuota Internet Masih Banyak? Ini 4 Cara Mengatasinya

Kenapa Jaringan Indosat Lemot padahal Kuota Internet Masih Banyak? Ini 4 Cara Mengatasinya

Internet
Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul di SMS? Ini 5 Penyebabnya

Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul di SMS? Ini 5 Penyebabnya

Software
Waspada Penipuan Baru WhatsApp, Dapat Uang dari Like YouTube

Waspada Penipuan Baru WhatsApp, Dapat Uang dari Like YouTube

Internet
2 Cara Membuka HP Xiaomi yang Lupa Kata Sandi atau Pola

2 Cara Membuka HP Xiaomi yang Lupa Kata Sandi atau Pola

Hardware
Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Layar HP Gerak Sendiri atau “Ghost Touch”

Ini 4 Penyebab dan Cara Mengatasi Layar HP Gerak Sendiri atau “Ghost Touch”

Hardware
Sony DualSense Edge Wireless Controller untuk PS5 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia

Sony DualSense Edge Wireless Controller untuk PS5 Meluncur, Ini Harganya di Indonesia

Hardware
Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Waspada Penipuan Modus Undangan Pernikahan di WhatsApp, Bisa Curi OTP dan Kuras Rekening Korban

Internet
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.