Kompas.com - 16/05/2014, 10:30 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
Smartphone Motorola Moto E

KOMPAS.com - Meski gaungnya relatif kurang terdengar dibandingkan smartphone, sebanyak 70 persen pasaran telepon genggam dunia masih dikuasai oleh ponsel biasa alias feature phone, terutama di wilayah-wilayah negara berkembang seperti Asia dan Amerika Latin.

Pasar inilah yang dibidik oleh Motorola lewat produk  smartphone Android "murah meriah" bernama Moto yang diperkenalkan hari Rabu (13/5/2014) kemarin.

Ponsel yang oleh wakil presiden engineering software Motorola Steve Horowitz disebut bakal "mengakhiri era feature phone ini dibanderol seharga 129 dollar AS atau sekitar Rp 1,5 juta.

"Moto E bertujuan melebarkan smartphone ke segmen populasi yang ingin menikmati internet mobile dan hal-hal lainnya yang tersedia, namun belum bisa melakukan itu," ujar wakil presiden bagian jalur distribusi dan operasional Motorola yang dikutip oleh Re/code.

Penampilan Moto E mirip dengan produk smartphone lain dari Motorola, Moto G, yang dihargai 50 dollar AS lebih mahal. Sebagai produk entry-level, ada beberapa kompromi yang mesti diterapkan demi menekan harga jual.

Ukuran layar Moto E lebih kecil dibandingkan Moto G, yaitu 4,3 inci (960x540) berbanding layar 4,5 inci (1280x720) pada Moto G, begitu juga dengan spesifikasinya yang dipator lebih rendah dengan prosesor dual-core Qualcomm Snapdragon, RAM 1GB, kamera 5 megapixel, serta internal storage 4GB, berikut slot micro-SD. Sistem operasi Moto E adalah Android versi 4.4.2 "Kitkat".

Tentu, meski disebut bakal "menghabisi" feature phone, Moto E bukan satu-satunya smartphone berharga terjangkau yang ada di pasaran. Beberapa produsen lain telah lebih dulu merilis produk serupa, misalnya Nokia dengan seri Android Nokia X. Ada pula ponsel-ponsel pintar OEM bikinan pabrikan Tiongkok yang ditempeli brand lokal.

Ke depannya, harga smartphone memang diprediksi akan semakin menurun. ARM, misalnya, beberapa waktu lalu mengeluarkan estimasi bahwa harga ponsel Android tahun ini bisa mencapai kisaran 20 dollar AS atau hanya Rp 200 ribu-an.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Re/code
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.