Dibeli Microsoft, Ponsel Merek Nokia Masih Ada

Kompas.com - 03/06/2014, 09:40 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com - Unit bisnis ponsel Nokia resmi dimiliki oleh Microsoft pada April 2014, dan nama perusahaannya berganti jadi Microsoft Mobile. Kendati demikian, Microsoft masih akan menggunakan merek dagang Nokia untuk ponsel-ponsel terbarunya.
 
Product Manager Microsoft Mobile Indonesia, Wirda Haryany menjelaskan, untuk saat ini pihaknya masih menggunakan merek Nokia untuk beberapa produk terbaru. Ketika ditanya untuk ponsel model apa saja merek Nokia tetap dipakai, Wirda tidak menjawab secara tegas.
 
"Untuk saat ini kita masih pakai merek Nokia. Kami akan kasih informasi jika ada kabar terbaru," ujarnya di Jakarta, Senin (2/6/2014).
 
Total dana yang dihabiskan Microsoft untuk mengakuisisi Nokia adalah 7,2 miliar dollar AS. Kesepakatan itu termasuk penggunaan merek dagang "Nokia" selama 10 tahun.
 
Meskipun telah dibeli Microsoft, namun konsumen ponsel merek Nokia di Indonesia masih mendapatkan layanan purna jual yang sama seperti dulu. Wirda menjamin tidak ada perubahan kebijakan terkait layanan purna jual.
 
"Jika ada kerusakan komponen ponsel, lalu komponen yang dibutuhkan tidak tersedia lagi, kami akan ganti dengan ponsel baru. Jika stok ponsel tipe tersebut tidak ada, kami akan ganti dengan ponsel baru yang harganya paling dekat dengan ponsel milik pelanggan," ucap Wirda.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.