Kompas.com - 07/06/2014, 14:24 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorAditya Panji

Masalahnya, tak seperti air biasa, nitrogen cair tidak bisa disalurkan melalui pipa ke permukaan prosesor secara terus menerus karena akan menimbukan kondensasi dan bunga es yang bisa membuat korslet sirkuit elektronik komputer, di samping sangat mudah menguap di suhu kamar.

Jadilah para peserta terpaksa menuangkan nitrogen cair secara perlahan dan dalam interval waktu tertentu sesuai kebutuhan ke dalam wadah bernama "bong" yang ditempelkan ke permukaan prosesor.

Sekujur tubuh bong yang terbuat dari logam aluminium atau tembaga dilapis dengan material insulasi untuk mencegah air embun menetes ke papan PCB telanjang di sekitarnya.

Oik Yusuf/Kompas.com Botol-botol bir bergelimpangan di meja peserta. Alat berbentuk tabung warna kuning di sebelah kanan perupakan penyembur api portable atau torch yang digunakan untuk melawan suhu dingin dari nitrogen cair

Nitrogen cair disimpan dalam tangki besar yang dirancang khusus untuk menampung gas tersebut. Ketika hendak dipakai, nitrogen cair mesti dipindahkan ke dalam tangki lain yang lebih kecil, sebelum dipindahkan lagi ke dalam termos.

Termos-termos ini dipakai sebagai wadah akhir sebelum menuang nitrogen cair ke dalam bong. Sejumlah botol bir kosong ukuran setengah liter tampak bergelimpangan di meja sebagian peserta. Entah isinya sudah dituang ke dalam bong atau ke perut para overclocker.

Saking dinginnya nitrogen cair, beberapa peserta turut membawa alat las portabel atau torch untuk menaikkan suhu prosesor saat diperlukan karena sistem juga bisa mengalami crash jika terlampau dingin.

Api dari alat itu disemburkan ke dalam bong —ke tempat yang sama dengan lokasi penuangan nitrogen cair— untuk meningkatkan temperatur apabila turun terlalu jauh akibat cairan nitrogen.


Menyeimbangkan suhu adalah salah satu tantangan terbesar dalam overclocking, belum lagi segala macam pengaturan parameter lain yang bisa mempengaruhi stabilitas, seperti besaran voltase, frekuensi memori, dan sebagainya.

5.5 GHz

Selain para peserta, ruangan bar yang dijadikan arena overclocking tersebut dipadati ratusan orang lain. Ada pemandu acara, panitia yang sibuk menuang nitrogen cair, hingga wartawan yang sibuk meliput jalannya lomba.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.