Kompas.com - 10/06/2014, 09:15 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring Aditya Panji/KompasTeknoMenteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Kalau kita perhatikan pilpres 2014 kali ini lebih menarik dibanding pilpres-pilpres sebelumnya. Trend media sosial tentu menjadi salah satu faktor yang membuat persaingan menuju RI1 kali ini menjadi lebih seru. Tak hanya dua tokoh yang bertarung disebut-sebut punya elektabilitas yang bagus, dua-duanya punya pendukung yang hampir sama vokalnya di media sosial.

Di tengah hingar-bingar persaingan dua presiden, menarik juga untuk membicarakan hal lain yang terkait dengan pergantian kepemimpinan Indonesia tetapi belum banyak dibicarakan publik: Soal menteri-menteri baru. Dan khususnya untuk urusan dunia teknologi, menteri yang paling terkait tentu saja Menteri Komunikasi dan Informatika.

Untuk itu, DailySocial mengumpulkan beberapa pendapat dari penggiat industri internet, mencari tahu sosok dan kualitas Menteri Komunikasi dan Informatika seperti apa yang ideal untuk kondisi Indonesia saat ini.

Ternyata untuk menjawab pertanyaan ini diakui kalangan startup dan entrepreneur bukanlah hal yang mudah, bahkan ada di antara mereka yang mengeluarkan pernyataan “no comment buat yang satu ini”. Meski beberapa nama muncul, nama-nama tersebut tidak keluar dengan mudah penuh kepastian.

Intinya, setelah banyak bertanya kepada beberapa pihak dapat disimpulkan satu hal. Siapa pun menterinya nanti tentu semua berharap yang ditunjuk adalah orang yang memiliki kualitas dan dapat menelurkan kebijakan yang membuat industri internet kita menjadi lebih baik. Ini dia beberapa harapan para praktisi akan calon Menteri Kominfo yang akan datang.

Punya Visi dan Ambisi Global

“Yang punya visi mampu membawa tech startup Indonesia bersaing di kancah global. Ambil contoh Cina. Pemerintahnya menyadari akan bedanya kualitas SDM sehingga awalnya melakukan insentif yang mendorong investasi masuk ke Cina, sehingga tech startup di sana dapat menggunakan pendanaan yang masuk untuk membangun talenta terbaik dan transfer know how dari negara yang sudah lebih maju sisi kualitas SDM nya,” cetus William Tanuwijaya, co-founder Tokopedia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut William proses ini penting karena sumber daya utama tech startup ada di talent pool nya. “Tech startup Indonesia sebenarnya tidak hanya butuh capital (modal kerja), tech startup Indonesia juga butuh know how dan talent. Di mana kedua hal terakhir ini justru yang minim adanya, sehingga instead of invest ke startup lokal, banyak raksasa dari luar memilih untuk langsung masuk saja ke Indonesia membawa brand, technology, dan talent sehingga praktis Indonesia hanya menjadi pasar tanpa dapat banyak mengambil manfaat darinya.” Kementerian harus memikirkan cara mendorong proses transfer ilmu dan peningkatan kualitas di Indonesia.

“Saya membayangkan satu hari nanti Indonesia punya gelombang tech company yang IPO dengan sorotan dunia seperti flooding IPO internet company asal Cina beberapa bulan terakhir ini,” William berandai-andai.

Punya Kemampuan Teknis Untuk Memperbaiki Infrastruktur Internet di Indonesia
“Menteri mendatang harus mengerti hal teknis. Mampu mengurus infrastruktur koneksi internet di Indonesia. Harus bisa mengusahakan internet cepat dan gratis di sebagian besar wilayah Indonesia. Mampu berdialog. Menjalin hubungan kerjasama dengan negara2 yg maju untuk membantu kita membangun R&D. Cekatan dan mau mendengarkan input dan masukan dari rakyat Indonesia  Muda atau berjiwa muda dan mampu merangkul generasi muda serta menumbuhkan potensi mereka,” menurut Aulia Halimatussadiah, CTO Nulisbuku, penulis, dan entrepreneur muda.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.