Telkomsel Siap Gelar 4G LTE di 5 Kota

Kompas.com - 10/06/2014, 18:15 WIB
General Manager Technology Roadmap and Acquisition, Edyson B. Tamba (kanan), sedang menguji kecepatan jaringan 4G LTE di kantor pusat Telkomsel, Wisma Mulia, Jakarta, Senin (23/9/2013). Aditya Panji/KompasTeknoGeneral Manager Technology Roadmap and Acquisition, Edyson B. Tamba (kanan), sedang menguji kecepatan jaringan 4G LTE di kantor pusat Telkomsel, Wisma Mulia, Jakarta, Senin (23/9/2013).
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat
SURABAYA, KOMPAS.com - Meskipun Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) belum membuat aturan main soal penyelenggaraan 4G LTE, namun sejumlah perusahaan telekomunikasi telah menyatakan siap menggelar jaringan mobile generasi keempat itu, termasuk Telkomsel.

Dari sisi infrastruktur, sejumlah base transceiver station (BTS) Telkomsel di kota-kota besar sudah mendukung 4G LTE.

Direktur Penjualan Telkomsel, Mas'ud Khamid mengatakan, pihaknya bakal mengkomersialkan 4G LTE di 5 kota besar di Indonesia jika Kemenkominfo selesai membuat aturan mainnya. Namun, ia belum mau mengungkapkan kota mana saja yang diincar.

"Yang jelas kami sudah incar 5 kota, tapi tidak bisa diungkap sekarang, nanti ketahuan sama kompetitor. Yang jelas 5 kota ini trafik datanya (internet) terbilang tinggi," ucap Mas'ud usai jumpa pers di Surabaya, Selasa (10/6/2014).

Bukan hanya Telkomsel, operator telekomunikasi lain seperti Indosat, XL Axiata, Tri, dan Smartfren, juga menyatakan siap beralih ke LTE. Tri merekomendasikan LTE digelar di spektrum frekuensi 1.800MHz.

Para petinggi operator telekomunikasi meminta agar pemerintah memerhatikan ekosistem 4G LTE yang populer dipakai, termasuk soal spektrum frekuensi dan ketersediaan perangkat ponsel yang banyak tersedia.

Sejauh ini, spektrum frekuensi 700MHz, 1.800MHz, 2.100MHz, dan 2.300MHz, terbilang favorit untuk menggelar LTE.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur Jaringan Telkomsel Abdus Somad, menambahkan, hal lain yang perlu diperhatikan adalah pemilihan teknologi 4G LTE. "Saya pikir FDD (Frequency Division Duplexing) LTE adalah teknologi yang ekosistemnya sangat besar di dunia, jadi kita bisa adopsi itu," tuturnya.

Hingga kini Kemenkominfo masih menyusun regulasi penyelenggaraan LTE bagi operator berlisensi GSM dan CDMA. Pemerintah berencana memanfaatkan teknologi netral, yang berartI jaringan 4G LTE bisa digunakan pada spektrum frekuensi apa saja yang tersedia dan dimiliki oleh sebuah perusahaan telekomunikasi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.