Antisipasi Lebaran, XL Uji Jaringan di Jalur Selatan

Kompas.com - 14/06/2014, 07:46 WIB
Menara base transceiver station (BTS) ShutterstockMenara base transceiver station (BTS)
Penulis Oik Yusuf
|
EditorAditya Panji
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang bulan Ramadan dan musim mudik tahun 2014, operator seluler XL kembali menjalankan agenda rutin uji kesiapan jaringan.

Uji jaringan tahun ini yang bertajuk Net Rally 2014 sedikit berbeda dibanding tahun lalu. "Kalau sebelumnya hanya Pantura, kali ini kami kombinasi dengan jalur selatan yang juga banyak dipakai pemudik," ujar Presiden Direktur XL Axiata Hasnul Suhaimi ketika melepas rombongan uji jaringan di Jakarta, Kamis (12/6/2014).

Hasnul mengatakan bahwa pihaknya telah menerapkan peningkatan kualitas jaringan untuk rute mudik jalur selatan yang mencakup daerah-daerah seperti Purwokerto dan Jogjakarta. "Kami memperluas kapasitas jaringan, sekaligus meminimalisir blank spot," imbuhnya lagi.

Uji jaringan Net Rally 2014 sendiri dilakukan oleh dua rombongan yang berangkat dari titik keberangkatan berbeda dan bertemu di Yogyakarta. Rombongan pertama memakai moda transportasi kereta api dengan rute Jakarta-Cirebon-Purwokerto-Yogyakarta.

Gerbong kereta api dipasangi alat untuk mengukur kualitas tangkapan sinyal seluler XL sepanjang rute perjalanan, termasuk untuk voice (telepon), SMS, serta data (internet) 2G dan 3G.

Rombongan kedua bertolak dari Surabaya menggunakan mobil dengan rute Madiun-Ngawi-Sragen-Surakarta-Klaten dan tujuan akhir di kota Yogyakarta.

Siap Mudik

Kamis (12/6/2014) malam, Vice President Project Management Officel XL Axiata Agus Simorangkir mempresentasikan hasil uji jaringan sepanjang perjalanan. "Dari Jakarta hingga Yogyakarta, jaringan bertahan pada koneksi 3G sebanyak 80,3 persen dari waktu perjalanan. Hanya 19,7 persen waktu yang berpindah ke sinyal 2G," ujarnya.

Perjalanan rombongan kedua dari Surabaya ke Yogyakarta mencatat koneksi 3G selama 89 persen dari waktu tempuh.

Menurut Agus, hal tersebut mengindikasikan kesiapan jaringan XL dalam menyambut musim mudik tahun ini. "Tak banyak yang harus kami lakukan menjelang Lebaran," katanya.

Kendati demikian, dia mengakui bahwa masih terdapat sejumlah kecil blank spot yang ditandai dengan titik merah di peta rute perjalanan. Kehilangan sinyal terjadi di daerah-daerah tertentu, misalnya yang memiliki kontur berupa perbukitan.

Untuk menyiasati hal itu, XL, antara lain, mengalokasikan BTS mobile di sejumlah titik yang tersebar di 21 jalur mudik. "Beberapa tempat masih bisa kita perbaiki, misalnya dengan menaruh BTS mobile di Purwokerto," lanjut Agus.

Jaringan XL disokong BTS sejumlah 45.600. Dari jumlah tersebut, 14.945 di antaranya merupakan BTS 3G sedangkan sisanya menggunakan teknologi 2G. Operator seluler ini memiliki agenda menambah 1.000 BTS baru setiap bulan pada 2014.

Musim mudik tahun ini, XL memprediksi akan terjadi kenaikan trafik data sebesar 30 persen di jaringannya dibanding hari biasa, sementara trafik voice dan SMS masing-masing diprediksi mengalami kenaikan hingga 10 dan 15 persen.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X