Kompas.com - 14/06/2014, 16:13 WIB
Menara base transceiver station (BTS) ShutterstockMenara base transceiver station (BTS)
Penulis Oik Yusuf
|
EditorAditya Panji
Menara base transceiver station (BTS)

KOMPAS.com - Regulasi tentang 4G LTE untuk operator berlisensi GSM dan CDMA memang belum ditetapkan oleh pemerintah, namun XL Axiata menyatakan sudah siap menggelar jaringan internet berkecepatan tinggi itu dan tinggal menunggu "komando" dari pemerintah.

“Kalau pemerintah mengeluarkan lisensi LTE hari ini, maka hari ini juga bisa kita hidupkan. Kita sudah siap,” ujar Vice President Project Management XL Axiata Agus Simorangkir saat membawakan presentasi hasil uji jaringan XL Net Rally 2014 di Yogyakarta, Kamis lalu.

Agus menyatakan pihaknya memang sudah menyiapkan jaringan 4G LTE di sejumlah lokasi di Indonesia.

Dia mencontohkan Bali, tempat XL bersama sejumlah operator seluler lain sempat menggelar uji luar ruangan jaringan LTE pada KTT APEC, Oktober 2013 lalu. Namun, Agus tidak merinci di wilayah mana saja XL siap menggelar jaringan LTE.  

Agus mengatakan XL sedang menunggu keputusan pemerintah soal spektrum frekuensi mana yang hendak dipakai untuk penerapan teknologi LTE.

XL sendiri mengantongi izin penggunaan frekuensi 1.800 MHz dan 2.100 MHz. Menurut Agus, frekuensi 1.800 MHz memiliki ekosistem yang besar di dunia untuk menggelar 4G LTE.

Setelah selesai melakukan akuisisi dan merger dengan Axis pada April lau, XL memiliki alokasi frekuensi 22,5 MHz di spektrum frekuensi 1.800 MHz. Alokasi frekuensi tersebut cukup ideal untuk menggelar 4G LTE. Sebelumnya mengakuisisi Axis, XL hanya memiliki alokasi frekuensi 7,5 MHz di spektrum 1.800 MHz.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agus melanjutkan, bahwa pihak International Telecomunication Union (ITU) merekomendasikan frekuensi 700 MHz untuk menggelar 4G LTE. Namun, di Indonesia, frekuensi tersebut masih dipakai untuk siaran televisi analog sehingga tak tersedia untuk menggelar jaringan LTE.

“Kita sih berharap ada frekuensi tambahan, tapi kalau tidak ya teknologi netral. Jadi, frekuensi berapa saja bisa digunakan untuk LTE, tergantung sumber daya yang dimiliki operator,” pungkas Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.