Kompas.com - 15/06/2014, 11:23 WIB
|
EditorWicak Hidayat

JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia menjadi pasar penjualan smartphone terbesar di wilayah Asia Tenggara. Indonesia pun menjadi pasar smartphone dengan pertumbuhan paling pesat.

Hal itu terungkap dari riset terbaru yang dirilis oleh lembaga riset GfK, seperti diberitakan oleh The Next Web. Menurut riset tersebut, pada kuartal pertama 2014, Indonesia memiliki pertumbuhan pasar dari tahun ke tahun sebesar 68 persen.

Total smartphone yang terjual di Tanah Air mencapai 7,3 juta unit, atau dua per lima dari jumlah total penjualan di Asia Tenggara.

Dibandingkan dengan negara di Asia Tenggara lainnya, seperti Vietnam dan Thailand, prestasi keduanya mengekor di belakang Indonesia dengan pertumbuhan pasar masing-masing 59 dan 45 persen per tahun.

Karena itu, di ajang pameran seluler Indonesia Cellular Show 2014 pekan lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyampaikan keyakinannya bahwa proyeksi pertumbuhan sektor transportasi dan komunikasi di Indonesia akan tetap mengalami pertumbuhan sekitar 10,2 persen tahun ini.

Sementara itu, Kemenkominfo menyatakan tahun 2013 lalu total penjualan smartphone di Indonesia mencapai 14,8 juta unit dengan total transaksi 3,33 miliar dollar AS atau sekitar Rp 39,2 triliun.

Smartphone memang menjadi perangkat yang paling populer di Asia Tenggara. Banyak orang yang mulai beralih dari feature phone ke smartphone. Pada Maret 2014, tercatat 55 persen dari penjualan handset di Asia Tenggara adalah perangkat smartphone.

Tingginya pertumbuhan penjualan di Asia Tenggara juga disebut Gfk buah dari makin banyaknya perangkat smartphone murah yang dijual di bawah harga 100 dollar AS. Kontribusi nilai penjualan dari perangkat murah tersebut sebesar 30 persen untuk pasar smartphone di Asia Tenggara.

Hal yang sama juga terjadi di pasar phablet atau perangkat dengan ukuran layar di atas 5,9 inci hingga 6,9 inci. GfK mencatat perangkat perpaduan antara smartphone dan tablet ini makin populer di Asia Tenggara. Lebih dari 1,1 juta unit phablet telah terjual dalam kuartal pertama 2014 dengan nilai transaksi 567 juta dollar AS.

Malaysia dan Indonesia menjadi dua pasar terbesar untuk kategori perangkat phablet. Tak heran jika CEO BlackBerry, John Chen memproyeksi perangkat phablet BlackBerry menjadi motor pendorong pendapatan perusahaan tahun ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.