Paten Microsoft di Android Bocor

Kompas.com - 16/06/2014, 12:10 WIB
Boneka Maskot Android (http://pixabay.com/p-199225/) Andrekheren via PixabayBoneka Maskot Android (http://pixabay.com/p-199225/)
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com — Microsoft pernah menyatakan bahwa sistem operasi Google Android melanggar sejumlah patennya. Namun, selama tiga tahun terakhir, Microsoft bungkam soal paten-paten apa saja yang dilanggar. Daftar paten tersebut kini muncul di situs berbahasa Tiongkok.

Paten-paten yang diungkap dalam situs tersebut terdiri dari teknologi yang dikembangkan di Microsoft sendiri, serta paten yang dibeli oleh Microsoft sebesar 4,5 miliar dollar AS lewat Rockstar Consortium.

Bocornya daftar rahasia paten-paten tersebut menurut Ars Technica, Senin (16/6/2014), terjadi setelah Pemerintah Tiongkok melakukan tinjauan atas rencana akuisisi Microsoft terhadap Nokia.

Dalam penyelidikannya, Chinese Ministry of Commerce (MOFCOM) menyimpulkan bahwa Microsoft setidaknya memiliki 200 paten yang terdapat dalam smartphone Android.

Daftar paten-paten tersebut ditampilkan di halaman web berbahasa Tiongkok. Walau memiliki versi bahasa Inggris, daftar paten tersebut tidak disertakan.

Agensi Tiongkok telah membuat daftar 310 paten dan aplikasi dalam sebuah file dokumen Word yang bisa diunduh melalui tautan berikut ini.

Dalam daftar tersebut, setidaknya ada 73 paten yang termasuk dalam kategori standard essential patent (SEP) yang terdapat dalam sebuah smartphone secara umum, serta 127 paten yang oleh Microsoft dikatakan terdapat dalam smartphone Android.

Pengungkapan paten-paten tersebut, menurut Ars Technica, sangat signifikan. Sebab, selama ini Microsoft telah melakukan bisnis lisensi dengan meminta royalti dari smartphone Android, tanpa diketahui seperti apa model kerja sama dan hukum yang diberlakukan. 

Diperkirakan, selama ini Microsoft mendapatkan pemasukan 1 miliar dollar AS sampai 2 miliar dollar AS dari perangkat Android, hanya dari menarik royalti.

Microsoft sendiri tahun lalu mengakui, pemungutan lisensi itu berlaku di lebih dari 50 persen perangkat Android. Jumlah tersebut kini diprediksi meningkat menjadi 70 persen.

Masalah paten Microsoft atas Android ini juga telah diperdebatkan dalam Kongres AS selama satu setengah tahun. Microsoft berjanji akan lebih transparan lagi dalam hal sistem paten. Langkah pertama adalah menerbitkan daftar paten miliknya. Hal ini sudah dimulai pada tahun lalu.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X