Kompas.com - 30/06/2014, 10:05 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat
JAKARTA, KOMPAS.com — Anda mungkin sering dimintai pendapat tentang ponsel pintar Android terbaik yang dijual sekitar Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta. Dari sekian banyak merek dan tipe ponsel yang Anda rekomendasikan, apakah nama Motorola Moto G masuk dalam daftar rekomendasi?

Moto G saat ini menjadi ponsel andalan Motorola untuk bersaing di segmen pasar menengah ke bawah, dan ditujukan untuk negara berkembang. Ia dibekali spesifikasi komponen yang terbilang baik di kelasnya dan dijual dengan harga murah.

Ponsel ini diperkenalkan pada November 2013, tetapi baru masuk pasar Indonesia pada awal Juni 2014 melalui mitra distibutor dan hanya dijual secara online di situs jual beli Lazada.

Ketika pertama kali memegangnya, Moto G terlihat seperti Moto X yang dirancang untuk segmen premium, hanya ukuran layarnya lebih kecil sehingga membuat tubuhnya lebih gemuk.

Moto G didesain dengan sudut-sudut membulat. Bagian belakang dibuat melengkung dengan materi yang tidak membuat licin saat digenggam. Di bagian belakang juga terdapat unit kamera beserta lampu kilat LED, mikrofon, dan logo Motorola yang menjorok ke dalam.

Oik Yusuf/Kompas.com
Panel belakang Moto G
Di sisi bawah dan atas masing-masing terdapat lubang MicroUSB dan audio 3,5 mm. Sementara di sisi kanan terdapat tombol daya dan tombol pengatur volume. Keduanya didesain menonjol dan terbuat dari plastik.

Oik Yusuf/Kompas.com
Sisi kanan Moto G terdapat tombol daya dan tombol pengatur volume
Layar

Ketika jari menekan tombol daya, KompasTekno disambut oleh tampilan layar 4,5 inci jenis IPS LCD yang cemerlang dengan resolusi 1.280 x 720 pixel dengan kerapatan 326 pixel per inci (ppi).

Dari pengalaman KompasTekno, layar ini sangat nyaman untuk aktivitas membaca, tidak seperti layar ponsel murah lainnya yang terkadang bikin "sakit mata" dan tanpa sadar membuat Anda memutuskan untuk berhenti membaca artikel.

Oik Yusuf/Kompas.com
Moto G memiliki layar yang cemerlang
Layar Moto G bisa disebut sebagai yang terbaik di kelasnya. Ia menampilkan warna yang akurat dan konsisten jika dilihat dari sudut pandang mana saja. Terlebih, layar ini telah menggunakan lapisan anti-gores Gorilla Glass 3.

Moto G adalah ponsel yang pas di genggaman. Ia bisa dioperasikan dengan satu tangan, di mana satu ibu jari Anda dapat meraih seluruh layar. Bernavigasi di layar Moto G sangat responsif tanpa ada lag.

Ketika layar dalam keadaan terkunci, Anda dapat membuka layar dengan menarik ikon gembok ke atas. Ada pula jalan pintas menuju fitur Google Now dan kamera.

Motorola tidak melakukan banyak modifikasi atas sistem operasi Android pada Moto G dan tidak membawa banyak aplikasi bawaan yang hanya membuat sesak memori internal, tetapi fungsinya belum tentu berguna. Perusahaan ini hanya menambahkan aplikasi asisten pribadi Assist dan Moto Migrate sebagai solusi pemindahan data-data dari ponsel lama ke Moto G.

Motorola juga mengikuti tampilan antarmuka Android sesuai standar dari Google, termasuk keberadaan tiga tombol kapasitif di bawah layar, yaitu tombol back, home, dan recent apps.

Performa

Moto G adalah ponsel yang, di atas kertas, sangat patut diperhitungkan dari sisi kinerja. Tengok saja prosesornya yang menggunakan Qualcomm MSM8226 Snapdragon 400 quad-core 1,2GHz Cortex A7, unit prosesor grafis Adreno 305, RAM 1GB, dan berjalan dengan Android 4.4.2 (KitKat).

Ia sanggup melayani game kelas ringan hingga kelas berat. Walaupun ada keraguan di masa depan Moto G bakal kewalahan memainkan game kelas berat karena komponen kelas bawah yang digunakan tidak dapat memenuhi kebutuhan software yang berkembang lebih cepat.

Untuk mengetahui performa Moto G, KompasTekno melakukan uji performa menggunakan aplikasi AnTuTu dan Quadrant. Hasilnya, ponsel ini mendapatkan skor 17217 di AnTuTu dan 8661 di Quadrant.

Motorola menyediakan dua model Moto G yang dibedakan berdasarkan memori internal, yaitu model 8GB (Rp 1.950.000) dan 16GB (Rp 2.250.000).

Sungguh sangat disayangkan Motorola tidak menyediakan slot kartu memori eksternal untuk menambah kapasitas penyimpanan data. Melihat fakta ini, KompasTekno menyarankan agar pengguna memilih Moto G dengan memori internal 16GB, karena kapasitas memori internal 8GB jelas sangat-sangat kurang untuk menampung data-data Anda.

Kamera

Usaha Motorola membuat aplikasi kamera yang sederhana dan intuitif patut diacungi jempol. Untuk mengatur modus pengambilan gambar, pengguna cukup menyapu jari ke kanan. Di sana akan muncul pengaturan untuk HDR, lampu kilat LED, video slow-motion, panorama, hingga pilihan aspek rasio.

Oik Yusuf/Kompas.com
Kamera belakang Moto G
Berikut adalah tampilan aplikasi kamera untuk mengatur modus pengambilan gambar.

Tampilan aplikasi kamera di Moto G
Sayangnya, kehebatan aplikasi kamera itu tidak sebanding dengan foto yang dihasilkan dari kamera belakang Moto G yang beresolusi 5 megapiksel dan kamera depan 1,3 megapiksel. Kamera Moto G sering menghasilkan foto yang tidak konsisten, bahkan sering tidak fokus. Berikut adalah hasil foto dari Moto G:

Hasil foto Moto G di luar ruangan pada siang hari (aspek rasio 4:3)
Hasil foto Moto G di luar ruangan pada siang hari (aspek rasio 4:3)

Hasil foto Moto G di luar ruangan pada siang hari (aspek rasio 16:9)

Hasil foto Moto G di luar ruangan pada malam hari (aspek rasio 16:9)
Baterai

Moto G memiliki baterai yang tidak bisa dicopot-pasang dengan kapasitas 2.070mAh. Hebatnya, Motorola dapat membekali sistem manajemen konsumsi daya yang sangat baik pada Moto G, sehingga kapasitas baterai 2.070mAh terbilang lebih dari cukup.

Dari pengalaman KompasTekno memanfaatkan satu kartu SIM di Moto G untuk banyak aktivitas seperti berkirim pesan instan dan email, mengakses jejaring sosial, membaca artikel, dan memainkan game kelas ringan, baterai Moto G dapat bertahan selama 15 hingga 18 jam. Daya hidup sepanjang ini terbilang sangat irit untuk sebuah ponsel pintar modern. Setidaknya, Anda tak perlu mengisi daya baterai dua kali dalam sehari.

Oik Yusuf/Kompas.com
Komponen baterai dan slot kartu SIM terlihat setelah panel belakang dibuka
Perlu diketahui bahwa Moto G menyediakan fitur kartu SIM ganda (GSM dan GSM) dan keduanya menggunakan ukuran Micro-SIM. Slot kartu SIM ini dapat ditemukan ketika pengguna membuka panel belakang, dan untuk membukanya cukup sulit di mana Anda harus menjepitkan kuku dari lubang MicroUSB lalu mendesaknya ke sisi kiri dan kanan hingga panel belakang itu terbuka.

Kesimpulan

Membandingkan Moto G dengan ponsel kelas premium tentu sangat tidak adil. Bagi Anda yang biasa memakai ponsel murah, kemudian beralih ke Moto G, pasti akan merasakan lompatan besar dari sisi kinerja.

Sebagai kesimpulan, Moto G merupakan ponsel yang patut direkomendasikan dalam daftar ponsel terjangkau. Anda akan mendapatkan pengalaman bernavigasi yang mulus dan gegas.

Moto G terasa mantap saat berada dalam genggaman dan nyaman untuk dipakai membaca karena memiliki kualitas layar yang baik. Warna-warna yang diproduksi pada layar sangat akurat. Dukungan kartu SIM ganda juga bisa menjadi solusi bagi Anda yang terbiasa membawa dua ponsel.

Oik Yusuf/Kompas.com
Performa Moto G diuji dengan aplikasi AnTuTu
Aplikasi kamera Moto G patut diacungi jempol karena memberi kemudahan dalam hal pengaturan dan pengambilan gambar. Namun, KompasTekno tidak menyukai kualitas kamera pada Moto G. Ia menghasilkan foto yang tidak konsisten, bahkan sering tidak fokus.

Kekurangan lainnya terletak pada absennya slot kartu memori eksternal untuk menambah kapasitas penyimpanan data. Jika hendak membeli Moto G, KompasTekno menyarankan agar Anda memilih model 16GB karena memori internal 8GB tidak akan mampu menampung data-data yang terus bertambah setiap harinya.

Kelebihan
+ Layar cemerlang, warna akurat
+ Desain keren
+ Kartu SIM ganda (GSM dan GSM)
+ Irit konsumsi daya baterai
+ Harga murah

Kekurangan
- Kamera buruk
- Tidak ada memori eksternal
- Sulit membuka panel belakang untuk mencopot-pasang kartu SIM

Spesifikasi Motorola Moto G

Prosesor Qualcomm MSM8226 Snapdragon 400 quad-core 1,2GHz Cortex A7
Unit prosesor grafis Adreno 305
RAM 1GB
Memori internal 8GB/16GB (tanpa slot kartu memori eksternal)
Sistem operasi Android 4.4.2 (KitKat)
Layar IPS LCD ukuran 4,5 inci, beresolusi 1.280 x 720 pixel, kerapatan 326 ppi, dilapisi kaca anti-gores Gorilla Glass 3
Kamera belakang 5 megapiksel dengan lampu kilat LED
Kamera depan 1,3 megapiksel
Baterai 2.070mAh
Konetivitas kartu Micro-SIM, kartu SIM ganda (GSM dan GSM), 2G, 3G, MicroUSB, Bluetooth, Wi-Fi, Wi-Fi Hotspot, GPS, Radio FM
Dimensi 129.9 x 65.9 x 11.6 mm
Bobot 143 g
Warna hitam
Harga Rp 1.950.000 (8GB) dan Rp 2.250.000 (16GB)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.