Kompas.com - 30/06/2014, 17:10 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
Penulis Oik Yusuf
|
EditorWicak Hidayat
Ilustrasi

KOMPAS.com - Hati-hatilah bermain dengan hati, apalagi jika menyangkut perasaan ratusan ribu orang. Hal inilah yang dilakukan Facebook terhadap ratusan ribu penggunanya sehingga memicu kontroversi.

Pada awal 2012 lalu, jejaring sosial terbesar di dunia itu menggelar penelitian soal “penularan” emosi antar manusia secara online. Sebagai sampel, digunakanlah pengguna Facebook sebanyak 689.000 orang.

Facebook Diagram hasil penelitian online Facebook yang melibatkan ratusan ribu pengguna

Selama seminggu, sebagaimana dilaporkan oleh Electronista, newsfeed para pengguna tersebut disaring menggunakan algoritma software.

Sebagian dibuat mendapat lebih banyak update status bernada positif dari teman-teman, lainnya lebih banyak membaca update status bernada negatif.

Hasilnya dijabarkan dalam sebuah makalah yang dipublikasikan secara online. Di dalamnya, Facebook mengatakan bahwa emosi ternyata bisa “ditularkan” secara online.

Pengguna yang newsfeed miliknya dipenuhi status positif lebih “happy” dan cenderung menulis update status positif pula.

Sebaliknya, pengguna yang banyak melihat kata-kata bernada negatif cenderung lebih muram ketika memperbarui status.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 Main perasaan

Penelitian yang dilakukan secara diam-diam tanpa sepengetahuan pengguna ini sebenarnya tidak melanggar kebijakan privasi Facebook karena staf jejaring sosial itu tak mengakses update status teman-teman pengguna. Penyortiran pesan dilakukan oleh mesin.

Meski begitu, tak pelak penelitian tersebut menimbulkan kontroversi karena “mempermainkan” perasaan orang dalam jumlah sangat banyak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.