Baterai Android L Lebih Hemat 36 Persen

Kompas.com - 05/07/2014, 15:15 WIB
Presentasi Project Volta yang dilakukan Google di ajang Google I/O 2014 di San Francisco. The VergePresentasi Project Volta yang dilakukan Google di ajang Google I/O 2014 di San Francisco.
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com - Google telah memperkenalkan Project Volta sebagai bagian dari Android L. Project Volta adalah usaha Google untuk memperpanjang umur baterai milik smartphone Android. Benarkah Android L akan memiliki umur baterai yang lebih lama?

(Tentang Project Volta, simak artikel: Cara Google Bikin Android Hemat Baterai)

Situs Ars Technica pada Kamis (3/7/2014) mengatakan telah melakukan pengujian awal terhadap perangkat Nexus 5 yang menjalankan Andorid L versi Developer Preview. Dalam tes tersebut, ternyata Android L memiliki umur baterai 36 persen lebih lama.

Pengujian tersebut dilakukan dengan membandingkan perangkat yang sama, Nexus 5, namun menjalankan sistem operasi berbeda, yaitu Android 4.4 Kitkat dan Android L.

Daya baterai Nexus 5 diisi penuh sebelum diuji. Setelah itu dilakukan uji browsing web dengan standar yang sama, yaitu dengan pengaturan kecerahan 200 nits. Hasilnya, baterai Nexus 5 dengan Android 4.4 KitKat mampu bertahan selama 6 jam 45 menit.

Setelah melakukan pengujian dengan Andorid KitKat. Nexus 5 yang sama kemudian dipasangi OS Android L Developer Preview. Perangkat ini kemudian menjalani pengujian yang sama.

Ternyata, Nexus 5 dengan Android L bisa bertahan lebih lama dengan mencatatkan waktu browsing web selama hampir 8 jam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ars Technica Grafik perbandingan hasil Uji baterai Nexus 5 saat menjalankan OS Android 4.4 Kitkat dan Android L.

Project Volta dalam Android L bekerja dengan metode Lazy First, aplikasi yang mengganggu waktu standby smartphone akan ditunda eksekusinya dan baru dijalankan saat benar-benar dibutuhkan.

Google juga telah menyediakan API khusus untuk para pengembang yang berguna untuk mengoptimalkan aplikasi mereka. API tersebut diberi nama JobScheduller.

Selain itu, Android L juga dilengkapi Google dengan fitur Battery Saver, fitur yang menurunkan performa dan memutus data yang berjalan di background serta menurunkan kecerahan layar saat daya baterai hanya tersisa 15 persen.

Selain dari sisi sistem operasi, penghematan baterai smartphone Android juga akan lebih optimal jika didukung oleh aplikasi itu sendiri. Untuk itu Google juga telah merilis API JobScheduller yang bisa digunakan pengembang aplikasi agar bisa menunda beberapa tugas tertentu.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.