Siri Dianggap Melanggar Hukum

Kompas.com - 11/07/2014, 08:35 WIB
Apple Siri MashableApple Siri
|
EditorWicak Hidayat

KOMPAS.com -  Apple dinyatakan bersalah dalam persidangan tuntutan pelanggaran hak paten yang diajukan oleh perusahaan Tiongkok. Dalam kasus tersebut, Apple dianggap melanggar paten teknologi pengenal suara yang digunakan dalam fitur Siri di perangkat iPhone.

Sebelumnya, pada tahun 2012 lalu, Apple dituntut oleh Zhizhen Internet Technology, perusahaan TI yang berbasis di Shanghai, yang mengklaim fitur Siri dalam iPhone melanggar teknologi pengenal suara temuannya.

Menurut Cnet (9/7/2014), kasus hak paten milik Zhizen tidak menuntut Apple tentang bagaimana cara Siri digunakan dalam perangkat, namun lebih ke bagaimana cara ucapan manusia dikenali dan dianalisa.

Juru bicara Apple mengakui bahwa pihaknya tidak mengetahui akan paten milik Zhizhen itu sebelum proses tuntutan hukum berlangsung. Apple juga yakin bahwa teknologinya tidak melanggar paten mereka.

Walau demikian, pada Senin (6/7/2014) lalu pengadilan di Beijing telah menyatakan bahwa asisten pribadi virtual Apple, Siri telah melanggar paten teknologi pengenal suara milik Zhizhen.

Apple tidak menerima keputusan tersebut dan akan berusaha melakukan banding ke tingkat pengadilan yang lebih tinggi. Selain menempuh jalur hukum, Apple juga disebut berusaha menempuh jalan damai dengan Zhizhen di luar pengadilan.

Siri sebelumnya juga telah mendapatkan beberapa tuntutan, seperti dari rivalnya, Samsung dan sebuah universitas di Taiwan. Walau demikian, teknologi Siri belum sampai dilarang untuk digunakan oleh pengadilan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber CNET
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X