Microsoft Bebaskan 4,7 Juta Komputer dari Program Jahat

Kompas.com - 13/07/2014, 09:50 WIB
Ilustrasi peretas. ShutterstockIlustrasi peretas.
Penulis Aditya Panji
|
EditorWicak Hidayat
KOMPAS.com - Perusahaan peranti lunak Microsoft mengatakan telah membebaskan setidaknya 4,7 juta komputer pribadi yang terinfeksi program jahat yang tergolong paling berbahaya, Bladabindi dan Jenxcus.

Program jahat tersebut diprediksi dikembangkan dan disebar oleh peretas di Kuwait dan Aljazair. Program ini banyak menginfeksi komputer di India, Pakistan, Mesir, Brasil, Aljazair, dan Meksiko.

Richard Boscovich Domingues dari Unit Kejahatan Digital Microsoft, Kamis (10/7/2014), mengatakan pihaknya bakal membantu penyedia jasa internet dan pemerintah untuk menghapus program jahat.

"Korban saat ini tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi," kata Boscovich seperti dikutip dari Reuters.

Bladabindi dan Jenxcus dapat mencuri data hingga menyadap percakapan pengguna komputer yang terinfeksi. Sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran program jahat ini, Microsoft akan mencegat lalu lintas internet menuju server mereka di Reno, Nevada.

Operasi penyelamatan komputer dari program jahat Bladabindi dan Jenxcus dimulai pada 30 Juni di bawah perintah pengadilan federal di Nevada, Amerika Serikat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X