Kompas.com - 16/07/2014, 10:46 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
KOMPAS.com - Setelah mematenkan teknologi lensa kontak pintar, Google semakin serius mengembangkan teknologi tersebut dengan menjalin kemitraan bersama perusahaan farmasi Novartis asal Basel, Swiss.

Lensa kontak pintar Google yang dikembangkan mulai Januari 2014, dibekali kemampuan menganalisis cairan mata manusia untuk memberi ukuran yang konstan tentang kadar glukosa darah dan bermanfaat untuk penderita diabetes.

Nah, hasil analisis itu dijanjikan dapat dikirim secara nirkabel ke perangkat mobile dan membantu penderita diabetes untuk mengetahui kondisi mereka sendiri.

Novartis memili lisensi teknologi untuk lensa kontak pintar. Melalui anak perusahaannya di bidang kesehatan mata, Alcon, Novartis akan mengembangkan lensa kontak pintar menjadi produk komersial.

Pendiri Google Sergey Brin mengatakan, pihaknya sangat bersemangat bekerjasama mengembangkan teknologi baru dengan Novartis demi meningkatkan kualitas hidup jutaan orang.

Selain dirancang untuk penderita glukosa, Novartis melihat teknologi lensa kontak pintar ini juga dapat ditujukan kepada penderita rabun untuk membantu melihat secara fokus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber The Verge
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.