Bikin Bangga, Semangat Kolaborasi Teknologi untuk Pilpres 2014

Kompas.com - 23/07/2014, 10:40 WIB
Ilustrasi. ist.Ilustrasi.
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi

Henry pun berharap KPU dapat menyiapkan sistem pemrosesan formulir menggunakan teknologi image recognation yang bisa langsung membaca angka-angka. Langkah ini, menurut Henry, membuat kesalahan-kesalahan penghitungan terdeteksi secara otomatis dan mempersulit oknum yang ingin memanipulasi data.

Menampilkan hasil pindai lebih bisa diterima

Sejak 1999, hasil penghitungan suara Pemilu yang dilakukan KPU sudah bisa dilihat secara online hingga ke tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS). Namun, semua data itu sudah dimasukkan dalam dokumen digital lembar lajur (seperti dokumen spreadsheet Microsoft Office Excel) dan dihitung secara real time.

Di tahun 2014 ini terdapat perbedaan, di mana KPU memutuskan untuk memperlihatkan hasil pindai (format .JPEG) formulir C1 yang ditulis tangan dan ditandatangani langsung oleh petugas di TPS. Semua itu bisa dilihat di situs web KPU, lengkap dengan navigasi provinsi hingga TPS di kelurahan/desa.

Menurut praktisi teknologi Johar Alam Rangkuti, keputusan KPU tahun ini secara psikologis lebih bisa diterima masyarakat. "Dengan memberi dokumen asli dan tidak menjumlahkan suara, ternyata lebih bikin masyarakat peduli pada pemilu. Dan masyarakat lebih merasa terlibat dalam pesta demokrasi. Jadi, ide menampilkan C1 secara utuh di situs web KPU adalah ide yang brilian," ucap Johar.

Tak mengherankan jika keputusan itu disambut para praktisi teknologi untuk menciptakan situs web yang, tidak hanya memberi gambaran hasil hitung suara melalui akses internet, namun juga berfungsi mengawal proses penghitungan suara.

Sistem keterbukaan data yang dilakukan KPU tahun ini telah melahirkan sesuatu yang luar biasa; sebuah partisipasi dan kolaborasi dari rakyat dan untuk rakyat dengan memanfaatkan teknologi dan internet.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.