Kompas.com - 24/07/2014, 16:58 WIB
Seorang penyidik ??Malaysia (kiri) menerima sebuah kotak hitam saat kotak itu diserahkan oleh seorang pejabat Republik Rakyat Donetsk di kota Donetsk, Selasa (22/7/2014). APSeorang penyidik ??Malaysia (kiri) menerima sebuah kotak hitam saat kotak itu diserahkan oleh seorang pejabat Republik Rakyat Donetsk di kota Donetsk, Selasa (22/7/2014).
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Kotak hitam yang terdiri atas Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) milik Boeing 777-200ER Malaysia Airlines penerbangan MH17 telah sampai di Inggris. Petugas investigasi menyatakan kondisi keduanya masih bagus.

Setelah diserahkan ke pihak penyidik Belanda, kotak hitam pesawat nahas MH17 dikirim ke laboratorium Air Accident Investigation Branch (AAIB), di Farnborough, Inggris, untuk diunduh datanya.

Para ahli yang meneliti kotak hitam MH17 terdiri atas satu tim internasional. Sejauh ini, mereka menyatakan kondisi kotak hitam masih bagus.

Diberitakan oleh Mashable, Rabu (23/7/2014), penyidik yang memeriksa CVR pesawat MH17 menatakan, "(CVR) Memang rusak, namun modul memorinya masih utuh."

Sementara pihak penyidik Belanda, Dutch Safety Board sebelumnya juga menyatakan bahwa mereka telah berhasil mengunduh data kotak hitam MH17.

Menurut Dutch Safety Board, data yang diunduh adalah data yang valid dari penerbangan MH17 pada Kamis (17/7/2014). Mereka juga tidak menemui adanya kejanggalan, seperti manipulasi data yang dikhawatirkan dilakukan oleh pihak separatis Ukraina.

Setelah data diunduh, kemudian data penerbangan tersebut akan dianalisa. Menurut para investigator, proses analisa tersebut bisa memakan waktu beberapa minggu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

AAIB pada Kamis ini (24/7/2014) rencananya akan memeriksa FDR terlebih dahulu, kemudian akan menggabungkannya dengan data CVR.

Modul memori

Meski ditembak rudal, data di kotak hitam MH17 tetap aman berkat penggunaan teknologi modul memori solid-state. Modul memori yang digunakan oleh kebanyakan kotak hitam saat ini sudah meninggalkan teknologi pita magnetik.

Honeywell Redmond yang merancang FDR untuk seri Boeing 777 menggunakan modul memori solid-state memory boards. Modul ini mulai populer digunakan setelah tahun 90-an.

Halaman:


Sumber Mashable
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.