Negara Asal Nokia Merasa Dikhianati Microsoft

Kompas.com - 25/07/2014, 10:10 WIB
Microsoft ReutersMicrosoft
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi

KOMPAS.com - Minggu lalu, CEO Microsoft Satya Nadella mengumumkan rencana merumahkan 18.000 orang tenaga kerjanya di seluruh dunia. Sebanyak 12.500 orang di antaranya merupakan bekas karyawan Nokia, pabrikan ponsel legendaris asal Finlandia yang dibeli Microsoft.

Langkah ini tak pelak mengundang kritik dari pihak pemerintah Finlandia yang 1.000 orang warganya termasuk dalam daftar pekerja yang diberhentikan oleh Microsoft.

Menteri keuangan Finlandia Antti Rinne secara terbuka menyatakan bahwa Microsoft telah “mengkhianati” negara itu.

“Ini memang bisnis antara Nokia dan Microsoft. Tapi pada waktu perjanjian dibuat, Microsoft menyatakan komitmen pada Finlandia. Sekarang tampaknya hal itu tidak dipenuhi,” kata Rinne sebagaimana dikutip Phone Arena.

Rinne berharap Microsoft bakal membuat program untuk membantu karyawan yang diberhentikan agar mendapat pekerjaan baru, seperti yang dulu dilakukan Nokia terhadap para pegawainya.

Dia juga menagih perkataan Microsoft yang menyatakan bakal membangun data center di Finlandia. “Mereka sudah berjanji,” katanya.

Disamping merumahkan 18.000 karyawan, Microsoft turut  menghentikan program ponsel Android Nokia X dan kabarnya turut membatalkan proyek smartphone flagship yang mengandalkan input berbasis gestur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.