Kompas.com - 05/08/2014, 11:00 WIB
Penulis Aditya Panji
|
EditorReza Wahyudi
JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengaku sudah mengirim surat resmi ke Google untuk memblokir video ISIS di layanan berbagi video YouTube yang menyerukan warga Indonesia bergabung dalam kelompok militan itu.

Hal itu diungkapkan Kemenkominfo dalam kicauan dari akun resmi @kemkominfo di Twitter. “Kominfo sudah kirim surat resmi ke Google untuk blokir video ISIS di YouTube,” demikian isi kicauan tersebut.

Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo Ismail Cawidu, setidaknya ada tujuh video yang menyebarkan paham ISIS di YouTube.

Dari pantauan KompasTekno pada Selasa (5/8/2014) sekitar pukul 10.30 WIB, video ajakan agar warga Indonesia bergabung di ISIS sudah diblokir di YouTube.

KompasTekno telah menghubungi pihak Google Indonesia terkait pemblokiran ini, tetapi tak segera mendapat balasan.

Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menginstruksikan Kemenkominfo untuk memblokir video yang berkaitan dengan ISIS karena dianggap bertentangan dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Instruksi itu disampaikan kemarin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.