Kompas.com - 12/08/2014, 16:51 WIB
|
EditorReza Wahyudi

JAKARTA, KOMPAS.com - Vendor-vendor smartphone di Tanah Air kini mulai tertarik dengan cara berjualan online, baik menjualnya sendiri atau bekerjasama dengan situs e-commerce.

Keterbatasan dana pemasaran dan suksesnya penjualan online ponsel Android besutan Xiaomi dan Google Nexus menjadi alasan vendor smartphone di Indonesia mulai melirik metode online tersebut.

Hal ini diungkap oleh VP Marketing & Business Development Lazada Indonesia Andry Huzain.

"Sistem pre-order dengan unit yang terbatas dan eksklusif kini mulai banyak disukai oleh vendor-vendor smartphone, utamanya yang memiliki dana campaign marketing terbatas," kata Andry di sela-sela peluncuran smartphone Huawei Honor 3C, Selasa (12/8/2014).

Menurut Andry, berbeda dengan vendor besar, seperti Samsung atau LG yang memiliki dana pemasaran yang besar, vendor smartphone dengan dana terbatas masih melakukan kegiatan pemasaran sendiri, baik online maupun offline.

Meski demikian, metode pemesanan dan penjualan via online masih belum bisa dijadikan andalan utama dan satu-satunya. Pasalnya transaksi penjualan online di Indonesia masih tergolong kecil dibanding jumlah transaksi offline.

"E-commerce hanya menyumbang sekitar lima persen dari semua total transaksi," ujar Andry.

Untuk di situs Lazada Indonesia sendiri, Andry mengakui smartphone menjadi produk yang paling banyak dicari. Menurutnya, produk-produk smartphone dicari oleh 50 persen pengunjung Lazada.

"Itu baru dari smartphone saja, kalau ditambah dengan tablet, maka persentasenya bisa mencapai 70 persen," kata Andry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.