Kompas.com - 14/08/2014, 09:20 WIB
Penulis Oik Yusuf
|
EditorReza Wahyudi
Manajaer Regional Uber untuk Wilayah Asia Tenggara, Mike Brown, ketika berbicara dalam acara peluncuran Uber di Jakarta, Rabu (13/8/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan sewa mobil Uber telah resmi meluncur di Jakarta. Perusahaan ini bekerjasama dengan penyedia-penyedia mobil sewaan lokal untuk menyediakan jasa angkutan mirip taksi untuk para pengguna aplikasinya di perangkat mobile.

Pengguna bisa memesan mobil lewat aplikasi mobile Uber. Tarif berlaku layaknya taksi dengan biaya minimum dan hitungan berdasar waktu dan jarak. Pembayaran dilakukan secara otomatis lewat kartu kredit yang didaftarkan sebelumnya. Posisi dan ketersediaan mobil sewaan yang tersedia pun dapat dipantau melalui ponsel.

Dengan memberikan alternatif transportasi yang relatif mudah diakses ini, petinggi Uber mengatakan bahwa kemudahan layanannya bisa berkontribusi mengurangi kemacetan di ibukota.

“Jadi, pengguna tidak menggunakan satu mobil hanya untuk satu orang saja. Dengan demikian jumlah mobil di jalan akan berkurang,” kata Manajaer Regional Uber untuk Wilayah Asia Tenggara, Mike Brown, ketika berbicara dalam acara peluncuran Uber di Jakarta, Rabu (13/8/2014).

“Layanan Uber melengkapi angkutan umum yang sudah tersedia. Tidak semua daerah tercakup angkutan umum. Nah, untuk menyambung rute itu, pengguna bisa mengandalkan jasa mobil Uber,” lanjut Brown.

Layanan Uber sendiri saat ini baru terkonsentrasi di sekitar area CBD Sudirman dan Kuningan. Pihak Uber tidak menjelaskan berapa persisnya jumlah armada “mobil sewaan” yang tersedia, tapi menjanjikan bahwa pengguna bisa mendapat mobil dalam jangka waktu 7 hingga 10 menit sejak dipesan.  

Dibanding taksi lokal, Uber mengklaim bahwa layanannya menyediakan jenis kendaraan yang lebih nyaman. Mobil-mobil sewaan yang disediakan memang tergolong mewah, seperti Toyota Camry, Alphard, hingga Mercedez Benz S-Class.

“Meski mewah, layanan kami terjangkau konsumen. Tarifnya lebih murah karena operasional yang lebih efisien. Harga yang ditawarkan sebanding dengan taksi lokal,” ujar Kepala Ekspansi Uber untuk Wilayah Asia, Chan Park.

Rekanan-rekanan Uber adalah penyedia mobil sewaan mewah yang biasanya melayani klien korporat, perusahaan multinasional, dan hotel. Para pengemudi Uber tidak menggunakan argo, melainkan hanya bermodal sebuah smartphone yang dipasangi aplikasi khusus. Plat kendaraan mereka pun berwarna hitam, bukan kuning laiknya kendaraan transportasi umum.

Baca juga:
Mencoba Jasa "Mobil Sewaan Mewah" Uber di Jakarta

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.