Kompas.com - 18/08/2014, 12:32 WIB
EditorReza Wahyudi
Jejaring sosial kontroversial Ask.fm dibeli oleh pemilik Tinder dan Ask.com dengan harga yang dirahasiakan.

Ask.fm, situs di mana anggota menjawab pertanyaan yang diajukan anggota lain, dikaitkan dengan sejumlah bunuh diri oleh remaja di Inggris dan beberapa negara lain. Situs itu juga dikritik karena tidak melakukan cukup usaha untuk mencegah bully di internet.

IAC, perusahaan AS di belakang transaksi itu, mengatakan akan menginvestasikan "jutaan dollar" untuk meningkatkan keamanan.

Para pendiri Ask.fm sendiri akan meninggalkan perusahaan.

Jaksa Agung negara bagian New York, Eric Schneiderman, mengumumkan perjanjian keamanan dengan para pemilik baru.

"Di bawah perjanjian, Ask.fm akan memperbarui kebijakan dan prosedur keamanannya," kata kantor Jaksa Agung dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan itu juga mengatakan bahwa Ask.fm berkomitmen untuk merespons keluhan pengguna dalam 24 jam dan menghapus pengguna yang menjadi subyek keluhan ganda.

"Pengawas keamanan dan keselamatan independen akan ditunjuk untuk mengawasi perubahan tersebut serta melaporkan kelaikannya kepada Kantor Jaksa Agung selama tiga tahun," demikian kata pernyataan itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.